PENGEMBANGAN MODEL LOSTY UNTUK GERAK DASAR LOKOMOTOR PADA PESERTA DIDIK FASE B SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.24114/m65gdg81Abstract
Gerak dasar lokomotor merupakan bagian penting dalam pendidikan jasmani yang melibatkan kemampuan tubuh untuk berpindah tempat seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Keterampilan ini menjadi fondasi utama dalam pengembangan kemampuan motorik peserta didik, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Namun, pembelajaran gerak dasar lokomotor sering kali belum disesuaikan dengan karakteristik perkembangan peserta didik fase B (Kelas III dan IV), sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran gerak dasar lokomotor berbasis permainan literasi dan numerasi “LOSTY” (Lokomotor, Literasi, Numerasi Desty) yang sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan peserta didik fase B sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Responden penelitian ini terdiri dari 30 peserta didik dan 3 guru untuk uji coba skala kecil dan 164 peserta didik skala besar di tiga sekolah dasar Kabupaten Banyuasin 1 Sumatera Selatan. Instrumen yang digunakan berupa rubrik penilaian oleh 3 orang ahli. Hasil uji validitas ahli menggunakan Content Validity Index (CVI) dan Content Validity Ratio (CVR) menunjukkan nilai rata-rata CVR sebesar 0,2 yang berarti bahwa model LOSTY memiliki tingkat validitas yang tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa model LOSTY aman, layak, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran gerak dasar lokomotor yang sesuai dengan karakteristik peserta didik fase B.







