Analisis Keterampilan Motorik Kasar Anak Sekolah Dasar Melalui Permainan Tradisional Gobak Sodor
DOI:
https://doi.org/10.24114/1g08xv20Abstrak
Perkembangan keterampilan motorik kasar anak sekolah dasar menjadi perhatian penting seiring meningkatnya gaya hidup sedentari dan berkurangnya aktivitas fisik berbasis permainan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil keterampilan motorik kasar melalui permainan tradisional Gobak Sodor menggunakan Test of Gross Motor Development -2 (TGMD-2). Metode deskriptif kuantitatif melibatkan 30 siswa SDN Kebraon 2 Surabaya (17 laki-laki dan 13 perempuan) berusia 9-10 tahun. Pengukuran mencakup subtes locomotor dan object control, kemudian dianalisis untuk memperoleh Gross Motor Quotient (GMQ). Hasil menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori Poor (36,7%) dan Average (33,3%), diikuti Below Average (26,7%), serta Above Average (3,3%%). Nilai object control lebih tinggi dibandingkan locomotor, menunjukkan ketidakseimbangan keterampilan gerak dasar. Temuan ini mengindikasikan kemampuan motorik kasar belum optimal. Gobak Sodor berpotensi menjadi aktivitas fisik konsektual berbasis budaya untuk mendukung pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih efektif dan bermakna.
Kata Kunci: Keterampilan motorik kasar, Gobak Sodor, TGMD-2, sekolah dasar, permainan tradisional.






