PENGARUH VARIASI SUHU TERHADAP KARAKTERISTIK STRUKTUR KRISTAL DAN MORFOLOGI LAPISAN NANO TIO2 PADA PELAPISAN LOGAM ANTI KOROSI DENGAN METODE SOL GEL SPIN COATING

Tesya Natalia Marpaung, Karya Sinulingga

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelapisan manakah yang terbaik pada sampel logam besi untuk pencegahan korosi dengan menggunakan metode sol gel spin coating. Bahan pelapisan yang digunakan adalah TiO2 dengan penambahan pengikat resin epoksi dan katalis dengan perbandingan 2 : 4 : 4. Pada proses sintesis TiO2  bahan utama yang dipakai adalah TiCl3, aquades dan NH4OH. Pelapisan ini dilakukan dengan memvariasikan suhu pemanasan yaitu 100˚C, 125˚C, 150˚C selama 1 jam dengan kecepatan putaran dalam pelapisan adalah 3500rpm. Dari hasil pengujian XRD dengan variasi suhu pemanasan struktur kristal yang diharapkan, muncul pada suhu pemanasan 150˚C yaitu struktur kristal tetragonal dengan fasa anatase. Namun dalam penelitian ini belum didapatkan ukuran nano. Dari hasil pengujian SEM diperoleh struktur morfologi pelapisan logam yang tidak merata dimana tampak adanya gumpalan berwarna putih keabuaan. Untuk pengujian laju korosi dengan larutan NaCl selama 96 jam diperoleh bahwa sampel yang telah dilapisi lebih tahan terhadap korosi daripada sampel yang tidak dilapisi. Suhu yang paling rendah memberikan laju korosi yang lebih lama. Laju korosi pada sampel besi tanpa pelapisan adalah 0,7350 cm/tahun sedangkan laju korosi pada sampel besi yang dilapisi adalah 0,1919 cm/tahun; 0,4491 cm/tahun; 0,5798 cm/tahun. Dimana masing-masing suhu adalah 100˚C, 125˚C, 150˚C.


Keywords


Metode sol gel, Spin Coating, Uji XRD, Uji SEM, Uji Korosi

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24114/einstein.v8i2.15203

Article Metrics

Abstract view : 33 times
PDF - 38 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.