BENTUK KOREOGRAFI TORTOR DIHAR SITARLAK DI KABUPATEN SIMALUNGUN
DOI:
https://doi.org/10.24114/senitari.v1i2.878Abstract
Tortor Dihar Sitarlak merupakan tarian yang berasal dari daerah Simalungun yang gerakannya di adopsi dari gerak dihar (pencak silat).Teori-teori yang digunakan berhubungan dengan topik penelitian yaitu pengertian keberadaan, pengertian bentuk, pengertian koreografi, pengertian tema, pengertian musik pengiring tari dan pengertian busana.Bentuk koreografi Tortor Dihar Sitarlak berhubung kait dengan tortor yang gerakannya diadopsi dari dihar (pencak silat) yang berfungsi untuk menyambut tamu-tamu dalam acara adat Simalungun.Tortor Dihar Sitarlak memiliki iringan musik eksternal, yaitu iringan musik yang lahir dari luar tubuh manusia atau yang menggunakan alat musik yang artinya adalah iringan tari yang diiringi secara langsung oleh pemusik dengan menggunakan seperangkat alat musik yaitu gonrang sidua-dua, sarunei, ogung dan mongmongan. Musik yang digunakan adalah musik tradisional Simalungun yaitu gualsidua.Busana yang digunakan dalam Tortor Dihar Sitarlak ini adalah Baju Tortor Dihar Sitarlak, ragi pane, suri-suri dan gotong.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2012 YERE ANGELA PUTRI HUTAPEA Putri Hutapea

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the Gesture: Jurnal Seni Tari agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)





