MENYINGKAP PERKEMBANGAN PENDIDIKAN SEJAK MASA KOLONIAL HINGGA SEKARANG: Perspektif Pendidikan Kritis

DADANG SUPARDAN

Abstract


Tulisan ini bertolak dari suatu kerisauan penulis dalam meneliti asal-mula asumsi-asumsi dan komitmen-komitmen kita dalam sejarah pendidikan yang timpang jika tidak disertai  pemikiran kritis. Sebab banyak kasus terjadi di kalangan para sejarawan pendidikan itu  rentan untuk melakukan romantisasi pendidikan publik sebagai ”penyeimbang besar” (great equalizer) dalam masyarakat demokratis. Hal ini terbukti jika kita telusuri sejarah perkembangan pendidikan, para sejarawan pendidikan mudah sekali mengabaikan pengalaman yang tidak demokratis terutama adanya dominasi politik; eksploitasi ekonomi, penetrasi budaya, perburuhan, maupun jender. Selain itu juga penulis menolak cara penulisan sejarah pendidikan yang masih mengikuti model Mazhab Cubberly—yang lebih tepat disebut sebagai sejarah “domestik” (in-house) yang ditandai dengan pandangan romantik yang sempit tentang masa lalu persekolahan di Indonesia. Padahal sesungguhnya begitu luas dan kompleks permasalahannya; baik zaman VOC, Hindia Belanda, Politik Etis, Zaman Pendudukan Jepang, Zaman Kemerdekaan, Orde Lama, Orde Baru, maupun Era Reformasi. Bagi seorang pendidikan kritis radikal, pendidikan harus meretas batas-batas persekolahan, masuk dalam wilayah publik, dan bersifat politis. Tugas tersebut berarti membuat pedagogi menjadi lebih bersifat politis, dan membuat politis lebih bersifat pedagogis. Pendidikan kritis bukan sekedar persoalan metodologi pembelajaran di kelas, tetapi sebagaimana Freire maksudkan—melampaui sekolah dan menjadi bagian dari pembebasan masyarakat, yang selanjutnya menggantikan ketimpangan sistemik dengan komunitas dan anak didik yang lebih berdaya, dan karena itu fokusnya yang terpenting adalah bagaimana mewujudkan kesetaraan, demokrasi, politik kebudayaan, pendidikan kritis bagi masyarakat dan anak didik.

 

Kata Kunci:     Sejarah pendidikan, pendidikan kritis


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 1241 times
PDF - 21960 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.