PERBEDAAN KEMAMPUAN PENALARAN SISWA YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY LEARNING DAN METODE ESKPOSITORI PADA MATERI LINGKARAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan penalaran siswa yang diajar dengan metode discovery learning lebih baik daripada metode ekspositori pada materilingkaran. Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan penelitian œPosttest Only Control Group Design dengan melibatkan sampel sebanyak 64 siswa.Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran siswa yang diajarkan dengan metode discovery learning lebih baik daripada kemampuan penalaran siswa yang diajarkan dengan metode ekspositori pada materi lingkaran.
Kata kunci: discovery learning, ekspositori, dan kemampuan penalaran