Media Sosial Dalam Jaringan Prostitusi Mahasiswa Di Kota Medan

Faisal Irawan, Ibrahim Gultom, Hidayat Amsani

Abstract


Fokus pada penggunaan media sosial dalam jaringan prostitusi mahasiswa di kota Medan. Penelitian ini mencoba untuk mencari dan ikut masuk didalam jaringan prostitusi untuk mengetahui jaringan dan cara kerja prostitusi menggunakan media sosial. Untuk itu digunakan metode penelitian sosial berbasis Etnografi dan menjabarkannya secara kualitatif, melakukan telaah dalam jaringan internet, sosial media, wawancara mendalam dengan mahsiswa pelacur yang terlibat didalamnya serta berbagai jaringannya. Hasil menunjukkan bahwa jaringan prostitusi tersebut dibuat dan dijalankan oleh kalangan mahasiswa di kota Medan. Pihak-pihak yang terlibat didalam jaringan tersebut sebagian besar juga adalah mahasiswa. Kemampuan kalangan muda dan mahasiswa dalam mengaplikasikan kecanggihan teknologi informasi telah menciptakan satu jaringan prostitusi yang sulit terlihat dan terlacak oleh masyarakat awam. Jaringan prostitusi ini terstruktur rapi, sistematis namun juga praktis. Jaringan prostitusi ini telah tumbuh menjadi lahan bisnis, bagi mereka yang berorientasi pada uang, sex dan fantasi.

Keywords


Sosial Media, Prostitusi, Mahasiswa

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24114/jas.v17i2.22493

Article Metrics

Abstract view : 271 times
PDF - 586 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Antropologi Sumatera



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Antropologi Sumatera

ISSN: 1963-7317 (  Printed  )

ISSN: 2597-3878 (Electronic)

Universitas Negeri Medan