STRATEGI BERTAHAN HIDUP SEXY DANCER DI KAWASAN KUTA UTARA (STUDI KASUS 5 SEXY DANCER)

Authors

  • Inggrid Trijayani Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24114/dqqqk013

Abstract

Keberadaan para perempuan pendatang yang bekerja sebagai sexy dancer di Kawasan Kuta Utara, Bali, merupakan bagian dari dinamika industri hiburan malam yang berkembang seiring pesatnya sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan perempuan pendatang memilih profesi sebagai sexy dancer, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menganalisis strategi bertahan hidup yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam terhadap lima informan sexy dancer yang bekerja di beberapa club malam di Kawasan Kuta Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan profesi sexy dancer dipengaruhi oleh faktor ekonomi, keluarga, pertemanan, bakat, dan gaya hidup. Dalam menjalankan pekerjaannya para informan menghadapi berbagai tantangan berupa stigma, permasalahan relasi personal, kesehatan fisik dan psikologis, serta tekanan ekonomi. Untuk menghadapi tantangan tersebut, para sexy dancer menerapkan strategi bertahan hidup melalui pengelolaan ekonomi, pengaturan waktu kerja, pembentukan jaringan sosial, penyembunyian identitas pekerjaan, serta upaya menjaga kesehatan. Analisis menggunakan teori tindakan sosial Max Weber menunjukkan bahwa tindakan para informan dipengaruhi oleh rasionalitas, nilai, dan emosi dalam konteks sosialnya.

Author Biography

  • Inggrid Trijayani, Universitas Udayana

    Prodi Studi Antropologi Budaya, Fakultas Ilmu Budaya

References

Published

2026-06-30