Eksplorasi Keterampilan Tradisional Bewewö Bola nafo sebagai Warisan Budaya Takbenda di Desa Fadorosifulubanua Kabupaten Nias Barat

Authors

  • Krisman Zebua Penerima Manfaat Dana Indonesiana Progam Pendayagunaan Ruang Publik 2024, Nias Barat
  • Eliudi Zai Pengurus Lembaga Budaya Nias Barat
  • Aktivis Karnitus Zebua Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada
  • Dedi Andriansyah Universitas Negeri Medan; Universitas Gadjah Mada
  • Ayu Febryani Universitas Negeri Medan; Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.24114/xydmjf77

Abstract

Keterampilan menganyam Bewewö bola nafo merupakan salah satu warisan budaya takbenda masyarakat Nias yang merepresentasikan pengetahuan lokal, identitas sosial, dan makna simbolik yang diturunkan secara turun-temurun, khususnya di kalangan perempuan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis secara menyeluruh proses pembuatan bola nafo, pengetahuan lokal terkait jenis tumbuhan lokal yang digunakan, serta makna filosofis motif-motif anyaman yang menyertainya. Metode etnografi Spradley digunakan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam di Desa Fadorosifulubanua, Kabupaten Nias Barat. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beragam jenis tumbuhan lokal seperti sinasa, kölöyömö, dan towi yang diproses secara teliti sebelum dianyam menjadi bola nafo. Setiap motif memiliki nilai simbolik yang merefleksikan struktur sosial, pandangan hidup, dan spiritualitas masyarakat Nias. Meskipun kaya akan nilai estetika dan fungsional, keterampilan ini mulai terpinggirkan karena modernisasi dan berkurangnya regenerasi. Karya tulis ini menegaskan pentingnya pelestarian bewewö sebagai aset budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

References

Published

2026-06-30