Eksplorasi Keterampilan Tradisional Bewewö Bola nafo sebagai Warisan Budaya Takbenda di Desa Fadorosifulubanua Kabupaten Nias Barat
DOI:
https://doi.org/10.24114/xydmjf77Abstract
Keterampilan menganyam Bewewö bola nafo merupakan salah satu warisan budaya takbenda masyarakat Nias yang merepresentasikan pengetahuan lokal, identitas sosial, dan makna simbolik yang diturunkan secara turun-temurun, khususnya di kalangan perempuan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis secara menyeluruh proses pembuatan bola nafo, pengetahuan lokal terkait jenis tumbuhan lokal yang digunakan, serta makna filosofis motif-motif anyaman yang menyertainya. Metode etnografi Spradley digunakan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam di Desa Fadorosifulubanua, Kabupaten Nias Barat. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beragam jenis tumbuhan lokal seperti sinasa, kölöyömö, dan towi yang diproses secara teliti sebelum dianyam menjadi bola nafo. Setiap motif memiliki nilai simbolik yang merefleksikan struktur sosial, pandangan hidup, dan spiritualitas masyarakat Nias. Meskipun kaya akan nilai estetika dan fungsional, keterampilan ini mulai terpinggirkan karena modernisasi dan berkurangnya regenerasi. Karya tulis ini menegaskan pentingnya pelestarian bewewö sebagai aset budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Krisman Zebua, Eliudi Zai, Aktivis Karnitus Zebua, Dedi Andriansyah, Ayu Febryani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Share copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.