MAKNA TRADISI MAKAN SINGGANG AYAM PADA MASYARAKAT NAGARI PANDAI SIKEK KECAMATAN X KOTO
DOI:
https://doi.org/10.24114/xfayeb28Abstract
Penelitian ini membahas tentang tradisi makan singgang ayam di Nagari Pandai Sikek merupakan prosesi adat yang sarat akan simbol, berfungsi sebagai sarana pengukuhan gelar (gala) bagi mempelai laki-laki sekaligus penegasan status sosial dalam struktur masyarakat Minangkabau. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam prosesi pelaksanaan tradisi tersebut dan mengungkapkan makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk memahami makna budaya, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam bersama tokoh adat. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini terdiri dari tahapan persiapan (barundiang, mampaiyoan, mapamanggia, mamanggia, maantaan siriah, masak dama, dan masang kasur) serta tahap pelaksanaan (minum pinun aia, pasambahan, makan bersama, dan manyiriah). Secara simbolik, penggunaan carano gadang yang berisi singgang ayam jantan utuh dan nasi kunyik bermakna kemuliaan, pikiran yang matang, serta kebulatan mufakat. Sementara itu, carano ketek dan fasilitas kasur mencerminkan etika penghormatan terhadap niniak mamak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi makan singgang ayam adalah mekanisme sosial yang efektif untuk menjaga marwah kaum dan mengintegrasikan identitas individu ke dalam tatanan adat, memastikan nilai-nilai luhur Minangkabau tetap lestari di Nagari Pandai Sikek.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syalsabila Maharani Putri, Mutia Kahanna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Share copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.