Hambatan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Selama Masa Belajar Dari Rumah (BDR)

Nirwaning Makleat

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menggali hambatan-hambatan yang dihadapi orang tua dalam mengembangkan aspek kognitif anak usia dini selama masa Belajar Dari Rumah (BDR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan selama 3 bulan di Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Subyek penelitian terdiri dari orang tua 20 orang murid yang mendampingi proses belajar anak di rumah selama masa BDR. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara (wawancara langsung maupun wawancara virtual) dan dokumentasi. Analisis data penelitian dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hambatan yang dihadapi orang tua dalam mengembangkan aspek kognitif anak selama masa BDR, antara lain 1) anak tidak memiliki konsentrasi belajar; 2) Minimnya ketersediaan Alat Pembelajaran Edukatif (APE) di rumah; dan 3) Ketergantungan penggunaan gadget pada anak. Penggalian terhadap hambatan-hambatan tersebut menyimpulkan bahwa orang tua perlu lebih kreatif dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman, memanfaatkan benda-benda yang ada di sekitar anak maupun permainan-permaian tradisional sebagai sumber belajar serta mengaplikasikan metode pembelajaran yang lebih menarik minat belajar anak sesuai dengan usia perkembangannya.

Full Text:

PDF

References


Barnett, L.A. & Kleiber, D.A. 1982. Concomitants of Playfulness in Early Childhood: Cognitive Abilities and Gender. Journal of Genetic Psychology, 141(1), 115–127

Dilts, Roberts & Jennifer Dilts. 2014. Strategi Mengatasi Kesulitan Konsentrasi Anak. Jakarta: Prestasi Pustaka

Faber, R. 2017. Dance and early childhood cognition: The Isadora effect. Arts Education Policy Review, 118(3), 172–182. https://doi.org/10.1080/10632913.2016.1245166

Ibda, F. 2015. Perkembangan Kognitif: Teori Jean Piaget. Jurnal Intelektualita, 3(1), 27-38

Mann, M., Hosman, C. M. H., Schaalma, H. P., & De Vries, N. K. 2004. Self-Esteem in A Broad-Spectrum Approach for Mental Health Promotion. Health Education Research, 19(4), 357–372. https://doi.org/10.1093/her/cyg041

Mayenti Fitra & Indiana Sunita. 2018. Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Anak Usia Dini di PAUD dan TK Taruna Islam Pekanbaru. Jurnal Photon. Volume 9 (1). 208-213

Moleong, L. J. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya

Nugraha. 2008. Pintar Mengatasi Masalah Tumbuh Kembang Anak. Bandung: Elex Media Komputindo

Rahman, U. 2009. Katakteristik Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Lentera Pendidikan, 12 (1), 46-57

Santrock. J.W. 2010. Child Develompent: An Introduction, 13th Edition. New York: McGraw-Hill

Sijiono, Y.N. 2009. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Cetakan Ke-25. Bandung: CV Alfabeta

Wyatt Kaminski, J., Valle, L. A., Filene, J. H., & Boyle, C. L. (2008). A Meta-Analytic Review of Components Associated with Parent Training Program Effectiveness. Journal of Abnormal Child Psychology, 36(4), 567–589. https://doi.org/10.1007/s10802-007-9201-9




DOI: https://doi.org/10.24114/jmic.v3i1.24527

Article Metrics

Abstract view : 448 times
PDF - 204 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Journal of Millennial Community

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Publisher :
Program Studi Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Medan
Jalan William Iskandar Pasar V Medan Estate, Kota Medan
Gedung 72 Lantai 2 Fakultas Ilmu Pendidikan
https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jce/index