Penerimaan Masyarakat terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Autis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sumatera Utara

Authors

  • Rut Malem Ginting Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Rafael Lisinus Ginting Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24114/bky35573

Keywords:

Masyarakat, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Sekolah Luar Biasa, Autis

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali bentuk penerimaan masyarakat terhadap anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Autis Sumatera Utara, khususnya pada interaksi sosial antara anak dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap warga, orang tua, dan tenaga pendidik. Wawancara digunakan untuk memperoleh pengalaman dan pandangan informan, sedangkan observasi partisipatif mencatat interaksi anak dalam situasi sosial nyata. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola penerimaan sosial dan faktor yang memengaruhinya. Hasil menunjukkan penerimaan masyarakat bersifat beragam. Sebagian masyarakat menunjukkan sikap terbuka dan inklusif, berupa dukungan sosial, bantuan komunikasi, pengarahan aktivitas, serta penciptaan lingkungan yang nyaman. Sebagian lain bersikap pasif atau menghindari interaksi karena kurangnya pemahaman karakteristik anak, menimbulkan kesalahpahaman dan diskriminasi, baik langsung maupun tidak langsung. Faktor lingkungan dan budaya turut memengaruhi interaksi; lingkungan inklusif memudahkan partisipasi anak, sementara lingkungan kurang mendukung berisiko menimbulkan isolasi.

References

Ainscow, M. (2021). Promoting inclusive education systems. Routledge.

Alim, R. A. S. R. (2019). Kepedulian masyarakat terhadap anak berkebutuhan khusus di lingkungan SLB Negeri B Sumedang. JASSI_anakku, 20(2). https://doi.org/10.17509/jassi.v19i2.22719.

Anifah, A., Marpaung, P. O., & Amalia Zati, V. D. (2021). Strategi Pendidik Paud Dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia 4 - 5 Tahun Di PAUD Pelita Hidup Medan Denai. Journal of Millennial Community, 3(1), 50–58. https://doi.org/10.24114/jmic.v3i1.26442.

Arias-Pastor, Á., Martínez-Ramón, J. P., & de la Fuente, J. (2023). Emotional intelligence and inclusive education: The role of teacher-student relationship. International Journal of Inclusive Education, 27(2), 174–191.

Aura, S. D., Ardini, P., Chairani, N. A., Ashura, S. H., Sihaloho, S. S., Saragi, D. A., Depiska., Transliova, L., (2025). Pendidikan Inklusi sebagai Alternatif Solusi Mengatasi Permasalahan Sosial Anak Penyandang Disabilitas. Jurnal Pendidikan Tambusai. 9(1). 9088-9044. https://jptam.org.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

CAST. (2023). Universal Design for Learning Guidelines version 3.0. CAST Inc.

Fruzzetti, A. E., & Iverson, K. M. (2004). Acceptance and commitment in therapeutic practices. Guilford Press.

Hayes, S. C. (2003). Acceptance and change: Content and context in psychotherapy (pp. 145–162). Guilford Press.

Hurlock, E. B. (1997). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Ed. 5). Jakarta: Erlangga.

Husna, F., Yunus, N. R., & Gunawan, A. (2019). Hak mendapatkan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dalam dimensi politik hukum pendidikan. Jurnal Sosial dan Budaya Syar’i, 6(2), 207–228. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v6i1.10454.

Jannah, I. R., Zuhdiyah., Utami, F. T., (2021). Kreativitas Mengajar Guru pada Anak Berkebutuhan Khusus di SLB-B Negeri Pembina Palembang. Jurnal Behavioral Studies. 1(1). 61-77. https://jurnal.radenfatah.ac.id.

Karina, S. M., & Suryanto. (2012). Pengaruh keterbukaan diri terhadap penerimaan sosial. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, 123–135. https://www.researchgate.net.

KU. (2025). Social difficulties in autism. University of Kansas. https://educationonline.ku.edu. (diakses september 2025).

Kulsum, U., & Jauhar, M. (2014). Pengantar psikologi sosial. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Lindner, K. T., Schwab, S., & Hessels, M. G. P. (2023). Teacher self-efficacy and inclusive practices: A study across European contexts. European Journal of Special Needs Education, 38(1), 23–39.

Mayo. (2023). Autism spectrum disorder. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/autism-spectrum-disorder/symptoms-causes/syc-20352928.

Mufidah, H., & Amini, A. (2023). Keterlibatan peran orang tua, masyarakat, dan pemerintah terhadap penelantaran anak berkebutuhan khusus. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 2(2), 153–166. https://doi.org/10.58192/sidu.v2i2.821.

Murwaningsih, S., & Wedjajati, R. S. (2021). Penerimaan masyarakat kepada penyandang disabilitas. Sosio Progresif: Media Pemikiran Studi Pembangunan Sosial, 1(1). https://doi.org/10.47431/sosioprogresif.v1i1.120.

Moleong, L., (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Natsir, N. (2024). Teacher Leadership in The Laboratory in Developing Students Discipline and Creative Character. Journal of Millennial Community, 6(2), 64–73. https://doi.org/10.24114/jmic.v6i2.60526.

Nugroho, A., Mareza, L., (2016). Model dan Strategi Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus dalam Setting Pendidikan Inklusi. Jurnal Pendidikan Dasar PerKhasa. 2(2). https://media.neliti.com.

Nwosu, B. O., Adeyemo, A., & Salami, T. (2023). Community education for inclusive society. International Journal of Educational Development, 101(3).

Omeri, N. (2015). Pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana, 9(3), 464–468. https://doi.org/10.33369/mapen.v9i3.1145.

Owa, Y. K., Itu, M. A., Kero, M. A., & Ledu, M. G. G. (2023). Anak berkebutuhan khusus dan penerapannya dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 1(1), 60–67. https://doi.org/10.38048/jpicb.v1i1.2107.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan/atauPotensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa.

Rachmanie, A. S. L., Swasti, I. K., (2022). Peran Kualitas Persahabatan terhadap Tingkat Stres dengan Mediator Kesepian. Gadjah Mada Journal of Psychology. 8(1). 82-94. Doi: 10.22146/gamajop.69047.

Sullivan, A. L., Artiles, A. J., & Klingner, J. K. (2023). Rethinking inclusion: Universal Design for Learning in diverse classrooms. Review of Research in Education, 47(1), 39–67.

Seligman, M., & Darling, R. B. (2017). Ordinary families, special children: A systems approach to childhood disability (4th ed.). Guilford Press.

UNICEF. (2020). Inclusive education: A fundamental right for all children.

Walgito, B. (2010). Psikologi umum. Yogyakarta: Andi Offset.

Published

01-09-2026

How to Cite

Penerimaan Masyarakat terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Autis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sumatera Utara. (2026). Journal of Millennial Community, 8(2), 174-185. https://doi.org/10.24114/bky35573