The Role of Guidance and Counseling Teachers in Shaping the Social Maturity of Blind Students in Inclusive Schools

Authors

  • Susanna Uli Asina L. Tobing Faculty of Education, Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Rafael Lisinus Ginting Faculty of Education, Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24114/81vd6844

Keywords:

Bimbingan Konseling, Kematangan Sosial, Tunanetra, Pendidikan Inklusif

Abstract

This study aims to analyze the role of Guidance and Counseling (BK) teachers in shaping the social maturity of blind students in inclusive schools. The background of this study is based on the importance of developing social aspects for students with special needs who often face obstacles in social interaction and self-confidence. The study used a qualitative approach with a case study design at Cahaya Medan Private High School. The research informants consisted of BK teachers and three blind students selected through purposive sampling techniques. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observation, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that BK teachers play a strategic role through adaptive services, including self-confidence development, communication skills development, social interaction training, and emotional support. This role has an impact on increasing independence, communication skills, and positive social relationships of blind students.

References

Acheampong, N. O., Acheampong, E. K., & Rockson, G. N. Y. (2020). Social interaction pattern that exist between students who are blind and their sighted peers at University of Education, Winneba. International Journal of Research Studies in Education, 10(3).

Afifah, D. R., & Rohmadheny, P. S. (2014). Kematangan sosial anak usia dini berkebutuhan khusus (Studi kasus pada anak tunadaksa). Jurnal LPPM, 2(1), 1–6.

Atmaja, A. D. P. (2013). Interaksi Sosial Siswa Tunanetra Dalam Belajar. Universitas Negeri Surabaya, 53(9), 1689–1699.

Badiah, L. I. (2017). Urgensi Bimbingan Dan Konseling Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di Sekolah Inklusi. Seminar Nasional Bimbingan Konseling Universitas Ahmad Dahlan, 123–131.

Bertills, P. K., Elaine, P., & Hugh, M. (2019). Interaksi Sosial dan Persahabatan remaja tunanetra : Tinjauan cakupan Tesis Magister satu tahun. 1–55.

Beteinaki, E., Bertills, K., Mc, E., & Jönköping, H. (2019). Social Interactions and Friendships of adolescents with vision impairments: A scoping review One year Master Thesis. School of Education and Communication, May.

Blocher, D.H. (1974) Developmental Counseling. New York: John Wiley & Sons. ---------, (1987) TheProfessional Counselor. New York: Macmilan Publishing Company.

Corey, G. (2008) Theory and Practice of Group Counseling, seventh edition. Thomson Brooks/Cole.

Desiningrum, D. R. (2017). Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Psikosain.

Desmita. (2016). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Erikson, E. H. (1950). Childhood and Society. W. W. Norton & Company.

Furqon (Editor) (2005). Konsep dan Aplikasi Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar, Bandung: Pustaka Bani Quraisy.

Garnida, Dadang. (2015). Pengantar Pendidikan Inklusif. Bandung : Refika Aditama.

Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence. Bantam Books.

Hamalik. O. (2004), Psikologi Belajar dan Mengajar, Bandung: Sinar Baru Al- Gesindo.

Heine, C., Browder, D. M., & Jimenez, B. A. (2019). The social-emotional development of students with visual impairments in inclusive and self-contained settings. Journal of Visual Impairment & Blindness, 113(2), 139-152.

Hidayah, F. N., & Prayitno, A. (2020). Hubungan antara dukungan sosial dan kematangan sosial pada siswa tunanetra di SLB-B YKAB Yogyakarta. Jurnal Empati, 9(1), 62-70.

Hidayat, A. A. (2017). Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: PT Prestasi Pustakarya.

Hijriyani, Y. S. (2007). Learning Strategies For Early Children With Special Needs. International Journal.

Hildayani, R. (2010). Penanganan Anak Berkelainan (Anak dengan Kebutuhan Khusus). Jakarta: Universitas Terbuka.

Hurlock EB. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Erlangga; 2011.

Izza, S. (2014). Penerapan Bimbingan dan Konseling bagi Anak Berekbutuhan Khusus di SMALB Negeri Ungaran. Semarang: UIN Walisongo.

Khotimah, K., & Khoiriyah, N. (2018). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Tunanetra. Malang: UB Press.

Koster, A. M., van der Veen, S., & Nakken, H. (2017). The social-emotional development of students with visual impairments in mainstream education. European Journal of Special Needs Education, 32(1), 90-105.

Kurniawan, F., & Vionald, S. D. (2021). Hubungan Gaya Komunikasi Orang Tua Dengan Sibling Rivalry Pada Remaja Di Desa Manalu Kecamatan Parmonangan Kabupaten Tapanuli Utara. Journal of Millennial Community, 3(1), 40-49.

Kurniawan, F., & Wibowo, E. (2019). Implementasi bimbingan konseling untuk meningkatkan kematangan sosial pada siswa tunanetra. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 5(1), 1-8.

Law, M. C., Anaby, D., Imms, C., Teplicky, R., Turner, L., & Khetani, M. A. (2016). Participation in the home environment among children and youth with and without disabilities. British Journal of Occupational Therapy, 79(1), 45-53

Lisinus, R., & Sembiring, P. (2020). Sebuah Perspektif Bimbingan dan Konseling Pembinaan Anak Bekerbutuhan Khusus (M. Iqbal (ed.); 1st ed.). Yayasan Kita Menulis.

Makleat, N. (2021). Hambatan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Selama Masa Belajar Dari Rumah (BDR). Journal of Millennial Community, 3(1), 24-29.

M.Ali & M. Asrori.(2004). Psikologi Remaja; Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.

Manitsa, I., & Doikou, M. (2022). Social support for students with visual impairments in educational institutions: An integrative literature review. British Journal of Visual Impairment, 40(1), 29–47

Marcelyna, C. (2020). Studi Kasus Karakteristik Kematangan Sosial Pada Anak Cerebral Palsy Ditinjau Dari VSMS (Vineland Social Maturity Scale). Ristekdik (Jurnal Bimbingan Dan Konseling), 5(2), 146–154.

Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Mudaim, M., & Solekhah, P. (2020). Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling pada peserta didik anak berkebutuhan khusus. Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Mukti, A. R., & Juhana, J. (2019). Kecerdasan Emosi Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Penerbit Buku Pendidikan Deepublish.

Munthe, R. (2022). Perbedaan Kematangan Emosi Antara Remaja Yang Mendapatkan Pelatihan Life Skill Dengan Remaja Yang Tidak Mendapatkan Pelatihan Life Skill Di Lapas Kelas II A Anak. Journal of Millennial Community, 4(1), 13-19.

Muro, J.J. & Kottman, T. (1995) Guidance and Counseling in Elementary School and Middle School. Iowa: Brown and Bencmark Publisher.

Nana Syaodih Sukmadinata (2007). Bimbingan dan Konseling Dalam Praktek (Mengembangkan Potensi dan Kepribadian Siswa), Bandung : Maestro.

Noviatun, A., Hermawan, H., & Supratiwi, M. (2019). The Relationship between Peer Social Supports with the Resilience of Blind Adolescents in Surakarta. 6(1), 78–82.

Nurhayati, E. (2017). Strategi Pembelajaran Anak Tunanetra. Jakarta: PT Prestasi Pustakarya.

Nurihsan, J (2006), Akhlak Mulia dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling Islami, Bandung: Rizqi Press.

Oktavia, E., Muri Yusuf, A., & Kiram, Y. (2018). Perception of people with visual disability on guidance and counselingservice in self-concept development. 455–461. https://doi.org/10.29210/2018165

Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in Children. International Universities Press.

Praptiningrum. (2010).. Fenomena Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Khusus. Vol. 7, No. 2, November.

Prayitno (1995). Layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok. Jakarta: Galia Indonesia. ---------, 2008. ”Jenis-jenis Layanan dalam Bimbingan Konseling”. (online). Tersedia: http://konselingindonesia.com.

Prayitno, & Erman Amti, 2004. Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta : Rineka Cipta.

Ratrie Desningrum, D. (2007). Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus. Depdiknas, 1–149.

Rusdiana, R. (2015). Media Pembelajaran Bagi Anak Tunanetra. Bandung: PT Refika Aditama.

Santrock, J.W. (2016). Life-Span Development (Fifteenth Edition). McGraw-Hill Education.

Sapriya, E. (2019). Mengajar Anak Tunanetra di Sekolah Reguler. Jakarta: PT Prestasi Pustakarya.

Setiawati, E., & Mahatma, I. K. (2018). Hubungan antara persepsi siswa terhadap lingkungan sekolah inklusi dengan kematangan sosial siswa tunanetra. Jurnal Ilmiah Kesejahteraan Sosial, 8(2), 33-41.

Supriatna, M dan Nurihsan A.J. (2005), Pendidikan dan Konseling di Era Global dalam Perspektif Prof. Dr. M. Djawad Dahlan, Bandung: Rizqi Press.

Surya, M. (2010) Revitalisasi Keilmuan Bimbingan dan Konseling Dalam Pendidikan,Disampaikan dalam Seminar Nasional di UPIBandung, 18 – 19 Mei 2010.

Susanti, S., & Kacaribu, F. N. (2020). Hubungan Perhatian Orangtua Dengan Hasil Belajar Anak Usia 10 - 12 Tahun Di Desa Kuta Pengkih Kecamatan Marding-Ding. Journal of Millennial Community, 2(2), 65-70.

Sutoyo, Anwar (2012). Pemahaman Individu. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Switri, Endang. (2020). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Pasuruan: Qiara Media.

Thompson, R. A. (2006). The Developing Person Through the Life Span (Seventh Edition). Worth Publishers.

Wati, N. P. I., Pemayun, A. G. A. G., & Yudana, I. M. (2020). Hubungan antara kemandirian dan kematangan sosial pada siswa tunanetra. Jurnal Psikologi Udayana, 7(1), 1-11.

Widodo, S. A. (2017). Pembelajaran Inklusif Bagi Anak Tunanetra. Surakarta: Yuma Pustaka.

Winkel, W.S. & M.M. Sri Hastuti, (2004)Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi

Yunita, D. R., & Wijaya, R. (2017). Hubungan antara konsep diri dengan kematangan sosial siswa tunanetra di sekolah inklusi. Jurnal Pendidikan Khusus, 3(1), 59-68.

Yusuf LN, Syamsu (2000) Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Yusuf LN, Syamsu, dan Juntika Nurihsan, A. (2008) Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: PPs UPI dan PT Remaja Rosdakarya.

Published

01-03-2026

How to Cite

The Role of Guidance and Counseling Teachers in Shaping the Social Maturity of Blind Students in Inclusive Schools. (2026). Journal of Millennial Community, 8(1), 120-134. https://doi.org/10.24114/81vd6844