Community empowerment in prevention and management adressing stunting in Pong Murung and Compang Dalo Villages Manggarai Regency

Penulis

  • Nirwaning Makleat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia
  • Abdul Syukur Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia
  • Frans K. Selly Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia
  • Yosephina K. Sogen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia
  • Stofani S. Lima Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24114/jmic.v7i2.65515

Kata Kunci:

Pemberdayaan masyarakat, stunting, masayarakat desa, manggarai

Abstrak

Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan bahwa Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki angka stunting pada tingkat kronis. Penelitian ini bertujuan untuk memotret upaya pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan stunting di Desa Pong Murung dan Desa Compang Dalo, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan teknik Focus Group Discussion (FGD). Penelitian dilaksanakan di Desa Pong Murung dan Desa Compang Dalo, kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Subjek penelitian terdiri dari ibu hamil, kader posyandu, perangkat desa dan masyarakat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya masyarakat telah memahami kondisi anak yang tinggi badannya tidak seperti anak pada umumnya (pendek). Kondisi fisik seperti ini bahkan sudah dianggap sebagai sebuah realita biasa yang terkait dengan faktor genetika yang sudah ada sebelum muncul istilah stunting. Peran aktif posyandu, pemberian bantuan dana, pemberian makanan tambahan bergizi seimbang kepada anak dan bantuan-bantuan lainnya sejauh ini telah dilakukan. Namun masih ditemukan upaya penanganan dan pencegahan ini belum berhasil memutuskan mata rantai stunting sebab masyarakat belum memiliki pemahaman yang utuh mengenai stunting. Hasil penelitian menunjukkan adanya fenomena menarik dimana masyarakat justru merasa “senang” saat anaknya dikateogirkan sebagai anak stunting karena akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. 

 

Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, stunting, Manggarai

Referensi

Fitri Padmawati, Rafika Oktavia, Bhima Henar, & Tristanti. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sampah Pada Komunitas Bank Sampah Surolaras. Journal of Millennial Community, 7(1), 66–73. https://doi.org/10.24114/jmic.v7i1.65573

Fuada, N., Salimar ., & Setyawati, B. (2022). Monograf Status Gizi Balita Kronis dan Akut. Makasar: Feniks Muda Sejahtera

Helmyati, S., Atmaka, D.R., Wisnusanti, S.U., & Wigati, M. (2020). Stunting Permasalahan dan Penanganannya. Yogyakarta: UGM Press

Hollander, J.A. (2004). The Social Contexts of Focus Groups. Journal of Contemporary Ethnography, 33, 5, 602-637

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Strategi nasional percepatan pencegahan stunting 2018–2024. Kementerian Kesehatan RI.

United Nations Children’s Fund. (2020). Improving child nutrition: The achievable imperative for global progress. UNICEF.

Rachmawati, R., Puspitasari, N., & Wulandari, A. (2020). Peran posyandu dalam pencegahan stunting pada balita di wilayah pedesaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–131. https://doi.org/10.15294/kemas.v15i2.20684

Sutarto, S., Mayasari, D., & Indriyani, R. (2018). Stunting, faktor risiko dan pencegahannya. Jurnal Agromedicine, 5(1), 540–545.

Putra, R. H., Dian Sri Andriani, & Evy Ratna Kartika Waty. (2024). Identifikasi Kebutuhan Sosial Pada Ibu Rumah Tangga Pra lansia (Kasus Kelurahan Timbangan Kabupaten Ogan Ilir). Journal of Millennial Community, 6(2), 84–93. https://doi.org/10.24114/jmic.v6i2.61211

Pratiwi, R., & Mardiana. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting berbasis keluarga. Jurnal Pendidikan Nonformal, 14(2), 87–98.

Sugiyono. 2012. Metode PenelitianKuantitatifKualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Gladding, S. T. (2018). Counseling: A comprehensive profession (9th ed.). Pearson Education.

World Health Organization. (2018). Reducing stunting in children: Equity considerations for achieving the global nutrition targets 2025. WHO.

World Health Organization. (2020). WHO guideline on integrated care for older people and community-based interventions. WHO

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-18

Cara Mengutip

Community empowerment in prevention and management adressing stunting in Pong Murung and Compang Dalo Villages Manggarai Regency. (2025). Journal of Millennial Community, 7(2), 154-161. https://doi.org/10.24114/jmic.v7i2.65515