IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MANDIRI DALAM PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN: STUDI KASUS DI PKBM SONGGO LANGIT

Penulis

  • Gita Pareira Faculty of Education, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia
  • Defa Yusmita Faculty of Education, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia
  • Yessi Wahyuningsih Faculty of Education, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia
  • Fitria Islami Faculty of Education, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia
  • Zaky Aldika Faculty of Education, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia
  • Asti Ajeng Natasyah Faculty of Education, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24114/c67mg902

Kata kunci:

pembelajaran mandiri, kesetaraan Paket C, PKBM, hasil belajar, evaluasi

Abstrak

Keterbatasan waktu belajar warga belajar Program Kesetaraan Paket C di PKBM Songgo Langit Kota Bengkulu karena mayoritas bekerja mendorong penerapan pembelajaran mandiri sebagai solusi untuk menyeimbangkan pekerjaan dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran mandiri yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan serta diuji keabsahannya dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan melalui penetapan tujuan, pemilihan materi, dan penyusunan modul mandiri sesuai kebutuhan warga belajar. Pelaksanaan berlangsung secara fleksibel melalui tugas berbasis modul, pendampingan tutor dengan pendekatan andragogi, serta komunikasi menggunakan media digital. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui pemantauan proses belajar, penilaian tugas, dan post-test tiap akhir semester. Pembelajaran mandiri terbukti meningkatkan fleksibilitas, kemandirian, dan capaian belajar warga belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode pembelajaran mandiri efektif diterapkan pada Program Kesetaraan Paket C karena mampu mengatasi keterbatasan waktu serta mendorong tanggung jawab belajar peserta didik.

Referensi

Artama, Syaputra, Andi Fitriani Djollong, Ismail Ismail, Leli Hasanah Lubis, Kalbi Kalbi, Riska Yulianti, Mukarramah Mukarramah, Herinda Mardin, Muhammad Buchori Ibrahim, dan Tanuri Abu Fatih. 2024. Evaluasi Hasil Belajar. Penerbit Mifandi Mandiri Digital 1 (01).

Broadbent, J., & Poon, W. L. (2015). Self-regulated learning strategies & academic achievement in online higher education learning environments.

Darlis, Ahmad. 2017. Hakikat Pendidikan Islam: Telaah Terhadap Hubungan Pendidikan Informal, Non Formal Dan Formal. Jurnal Tarbiyah 24 (1).

Garrison, D. R. (1997). Self-directed learning: Toward a comprehensive model.

Gumilar, Rendra, dan Yoni Hermawan. 2021. Peningkatan Kemandirian Belajar Melalui Metode E-Learning. Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan Dan Akuntansi) 9 (1): 71.

Gunawan, Wahyu, Desi Yunita, Saifullah Zakaria, dan Aditya Candra Lesmana. 2023. Pendirian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Sebagai Langkah Persiapan Kejar Paket B Untuk Masyarakat di Kampung Gunung Bubut, Desa Bandasari. Sawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa Dan Masyarakat 4 (2): 95–103.

Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The Adult Learner.

Merriam, S. B., & Bierema, L. L. (2014). Adult Learning: Linking Theory and Practice.

Mardapi, Djemari. 2012. Pengukuran Penilaian dan Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta: Nuha Medika 45.

Nasional, Departemen Pendidikan. 2003. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Park, J. H., & Choi, H. J. (2009). Factors influencing adult learners' decision to drop out or persist in online learning.

Putra, Riza Anugrah, Mustofa Kamil, dan Joni Rahmat Pramudia. 2017. Penerapan Metode Pembelajaran Mandiri Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik. 3 Jurnal Antologi Pendidikan Luar Sekolah 1 (1): 23–36.

Rashid, T., & Asghar, H. M. (2016). Technology use, self-directed learning, student engagement and academic performance.

Rembangsupu, Arif, Kadar Budiman, dan Muhammad Yunus Rangkuti. 2022. Studi Yuridis Tentang Jenis Dan Jalur Pendidikan Di Indonesia. Al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 91–100.

Rogers, A. (2014). The Base of the Iceberg: Informal Learning and Its Impact on Formal and Non-formal Learning.

Rusman. 2011. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Rajawali Pers/PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. 2020. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sujana, I Wayan Cong. 2019. Fungsi dan Tujuan Pendidikan Indonesia. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar 4 (1): 29–39.

Suyanto, Eko. 2019. Pengembangan Buku Sekolah Elektronik Interaktif Berbasis LCDS Pada Materi Teori Relativitas Khusus Sebagai Bahan Ajar Mandiri Untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa. Jurnal Pembelajaran Fisika.

Uno, Hamzah B. 2011. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara

Diterbitkan

2026-05-25

Cara Mengutip

Pareira, G., Yusmita, D., Wahyuningsih, Y., Islami, F., Aldika, Z., & Natasyah, A. A. (2026). IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MANDIRI DALAM PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN: STUDI KASUS DI PKBM SONGGO LANGIT. Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah, 15(1), 1-11. https://doi.org/10.24114/c67mg902