ANALISIS TINGKAT LITERASI MEDIA MAHASISWA PENGHUNI KOS DI SEKITAR UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.24114/jefa.v14i2.71296Kata kunci:
literasi media, perilaku digital, identifikasi hoaks, verifikasi informasi, mahasiswa kosAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi media pada mahasiswa yang tinggal di kos sekitar Universitas Negeri Medan (UNIMED). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 50 responden melalui penyebaran kuesioner skala Likert yang mencakup lima indikator, yaitu kemampuan membedakan informasi benar dan hoaks, kebiasaan memeriksa sumber informasi, etika dalam bermedia sosial, kesadaran menjaga keamanan data pribadi, serta kemampuan berpikir kritis dalam merespons informasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi media mahasiswa berada pada kategori baik, tercermin dari kemampuan mengakses informasi digital dengan mudah, mengenali konten menyesatkan, menggunakan bahasa yang sopan, serta menjaga privasi saat menggunakan media sosial. Namun, sebagian responden masih menunjukkan kebiasaan verifikasi yang belum konsisten dan keraguan dalam mengidentifikasi hoaks sehingga menyebabkan ketidakseimbangan tingkat literasi antar individu. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan program literasi media, terutama bagi mahasiswa yang tinggal mandiri dan sangat bergantung pada platform digital untuk kebutuhan akademik maupun informasi sehari-hari. Penelitian ini menyarankan adanya pelatihan literasi media berkelanjutan dari pihak kampus serta peningkatan kebiasaan verifikasi informasi oleh mahasiswa untuk membentuk perilaku digital yang lebih bertanggung jawab.
Referensi
Buckingham, D. (2015). Defining digital literacy—What do young people need to know about digital media? Nordic Journal of Digital Literacy, 10(Jubileumsnummer), 21–35. https://doi.org/10.18261/ISSN1891-943X-2015-Jubileumsnummer-03
Cahaya, A. F. (2025). Literasi media dalam era digital: Inisiatif perpustakaan untuk meningkatkan kecakapan analitis mahasiswa. Jurnal Kepustakawanan Indonesia, 1(1), 53–62.
Dzakirah, K., Dalimunte, M., & Purwaningtyas, F. (2023). The social media literacy skill of library science students of UIN North Sumatra Medan. Palimpsest: Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan, 14(2), 123–134.
Guess, A. M., Lerner, M., Lyons, B., Montgomery, J., Nyhan, B., Reifler, J., & Sircar, N. (2020). A digital media literacy intervention increases discernment between mainstream and false news in the United States and India. Proceedings of the National Academy of Sciences, 117(27), 15536–15545. https://doi.org/10.1073/pnas.1920498117
Guess, A. M., Nagler, J., & Tucker, J. A. (2019). Less than you think: Prevalence and predictors of fake news dissemination on Facebook. Science Advances, 5(1), eaau4586. https://doi.org/10.1126/sciadv.aau4586
Hidayat, R., & Pratiwi, M. (2021). Media digital dan perubahan perilaku informasi mahasiswa. Jurnal Komunikasi Nusantara, 3(2), 77–86.
Hobbs, R., & Coiro, J. (2019). Design features of a professional development program in digital literacy. Journal of Adolescent & Adult Literacy, 62(4), 401–409. https://doi.org/10.1002/jaal.907
Jannah, M., & Ardoni. (2022). Persepsi mahasiswa terhadap literasi media dan disinformasi di media sosial. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(4), 1–12.
Jones-Jang, S. M., Mortensen, T., & Liu, J. (2021). Does media literacy help identification of fake news? Mass Communication and Society, 24(5), 724–749. https://doi.org/10.1080/15205436.2021.1925308
Kahne, J., & Bowyer, B. (2017). Educating for democracy in a partisan age: Confronting the challenges of motivated reasoning and misinformation. American Educational Research Journal, 54(1), 3–34. https://doi.org/10.3102/0002831216679817
Livingstone, S. (2004). Media literacy and the challenge of new information and communication technologies. The Communication Review, 7(1), 3–14. https://doi.org/10.1080/10714420490280152
Livingstone, S., Stoilova, M., & Kelly, A. (2016). Cyberbullying: Incidence, trends and consequences. UNICEF Office of Research – Innocenti. https://doi.org/10.18356/cbd41e1e-en
Lubis, R. F., Batubara, A. K., & Deni, I. F. (2023). Literasi media dalam menanggulangi berita hoax di media sosial mahasiswa ilmu perpustakaan. Jurnal Sadewa, 1(3), 334–351.
Ng, W. (2012). Can we teach digital natives digital literacy? Computers & Education, 59(3), 1065–1078. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2012.04.016
Nurliana, & Aini, N. (2023). Menganalisis literasi media di era digital pada mahasiswa IAIN Takengon. Al-Manaj: Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah, 3(2), 122–134.
Oktaviani, M., Rosman, H., & Latiar, H. (2022). Literasi media sosial di kalangan mahasiswa ilmu perpustakaan Universitas Lancang Kuning. LIBRARIA: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 11(1), 1–11.
Park, Y. J. (2013). Digital literacy and privacy behavior online. Communication Research, 40(2), 215–236. https://doi.org/10.1177/0093650211418338
Potter, W. J. (2013). Media literacy. SAGE Publications.
Pusporini, W., Septiani, D., & Lestari, T. (2022). Analisis penguasaan literasi digital mahasiswa. Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan, 6(2), 112–121.
Rahmadani, S., & Purwaningtyas, F. (2024). Tingkat literasi media mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial UINSU dalam menggunakan media sosial sebagai sumber informasi berdasarkan ICF. Bibliotika: Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi, 8(1), 44–56.
Rahmawati, D., & Pratama, B. (2021). Literasi digital pada mahasiswa penghuni kos di lingkungan kampus. Jurnal Transformasi Digital, 2(3), 101–112.
Rusmawaty, B., Nawawi, M., & Nurhamni, N. (2024). Literasi digital: Mencegah hoaks dan hate speech di lingkungan mahasiswa asrama IPMIL Raya Palu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(1), 22–30.
Shasrini, T., Al Sukri, & Daherman, Y. (2023). Variasi gender dan penggunaan media sosial dalam menyebarkan berita palsu selama pandemi COVID-19 terhadap prestasi akademik mahasiswa. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(12), 4458–4470.
Syabaruddin, A., & Imamudin. (2022). Implementasi literasi digital di kalangan mahasiswa. Eduscience, 9(3), 278–286.
Tandoc, E. C., Lim, Z. W., & Ling, R. (2018). Defining “fake news”: A typology of scholarly definitions. Digital Journalism, 6(2), 137–153. https://doi.org/10.1080/21670811.2017.1360143
Ulya, H. F., & Anggraini, C. N. (2024). Analisis kemampuan literasi media pada mahasiswa konsumtif: Fenomena konten “Racun TikTok”. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi (JTIK), 8(3), 540–548.
Vosoughi, S., Roy, D., & Aral, S. (2018). The spread of true and false news online. Science, 359(6380), 1146–1151. https://doi.org/10.1126/science.aap9559
Vraga, E. K., & Tully, M. (2021). News literacy, social media behaviors, and skepticism toward misinformation. Information, Communication & Society, 24(2), 150–166. https://doi.org/10.1080/1369118X.2019.1637445
Wineburg, S., McGrew, S., Breakstone, J., & Ortega, T. (2016). Evaluating information: The cornerstone of civic online reasoning. Stanford Digital Repository. https://doi.org/10.48550/arXiv.1609.00991
Yanti, N., Mulyati, Y., & Sunendar, D. (2023). Tingkat literasi digital mahasiswa Indonesia. Diksa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 12–23
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
License
Copyright (c) 2025 Natalia Dela Br Simamora, Melly Br Bangun, Christiana Junita, Febry Yanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












