IMPLEMENTASI ADAPTIF PENDIDIKAN KESETARAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS UNTUK ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM: STUDI KUALITATIF DI PKBM ANAK CEMERLANG BENGKULU
DOI:
https://doi.org/10.24114/9w58tc67Kata kunci:
pendidikan kesetaraan paket c, anak-anak yang berkonflik dengan hukum, pendidikan nonformal, pembelajaran adaptif, pendidikan inklusif, Pusat Kegiatan Belajar MasyarakatAbstrak
Penelitian ini mengkaji pelaksanaan program kesetaraan sekolah menengah atas (Paket C di Indonesia) untuk Anak Berkonflik dengan Hukum (CICL) di PKBM Anak Cemerlang Kota Bengkulu. Sebagai bagian dari pendidikan nonformal, program ini dirancang untuk memberikan kesempatan belajar yang fleksibel dan inklusif bagi pelajar yang rentan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola program, tutor, dan peserta. Temuan ini mengungkapkan bahwa pembelajaran diimplementasikan melalui kombinasi pengajaran online melalui WhatsApp dan pendampingan tatap muka yang terbatas, memungkinkan fleksibilitas dalam mengatasi kendala hukum, kondisi psikologis, dan tantangan sosial-ekonomi peserta. Faktor pendukung termasuk komitmen tutor yang kuat, strategi instruksional yang fleksibel, dan pendekatan pembelajaran humanistik. Namun, tantangan utama tetap ada, seperti akses digital yang terbatas, literasi digital yang rendah, kondisi psikologis yang tidak stabil, dan stigma sosial yang terus-menerus. Studi ini menyoroti pentingnya model pembelajaran adaptif dan berbasis konteks dalam pendidikan non-formal dan berkontribusi pada pengembangan kerangka pendidikan inklusif yang mengintegrasikan fleksibilitas, dukungan emosional, dan pembelajaran digital untuk memastikan akses yang adil bagi pemuda yang terpinggirkan.
Referensi
Arianto, M. A. (2016). Analisis dan perancangan representational state transfer (REST) web service sistem informasi akademik STT Terpadu Nurul Fikri menggunakan Yii framework. Jurnal Teknologi Terpadu, 2(2).
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Desmita. (2016). Psikologi perkembangan peserta didik. Remaja Rosdakarya.
Efendi, S. D. R. (2023). Pengembangan UMKM keripik pisang dan peyek Desa Kutawargi melalui inovasi dan digitalisasi. Abdima: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 2887–2897. https://journal.ubpkarawang.ac.id/index.php/AJPM/article/view/4011
Fitriana, R., & Bakri, M. (2019). Perancangan arsitektur sistem informasi akademik menggunakan The Open Group Architecture Framework (TOGAF). Jurnal Tekno Kompak, 13(1), 24–29.
Goleman, D. (1995). Emotional intelligence. Bantam Books.
Hidayat, R. (2017). Pendidikan bagi anak berhadapan dengan hukum dalam perspektif perlindungan anak. Jurnal Pendidikan Sosial, 4(2).
Law, D. M., Shapland, J., & Burnett, R. (2016). Developing restorative justice: Theory and practice. Journal of Social Policy, 45(3), 1–18.
Lisinus, R., & Sembiring, P. (2020). Pendidikan nonformal dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 4(1).
Manitsa, I., & Doikou, M. (2022). Social inclusion and education for vulnerable groups: A systematic review. Education Sciences, 12(3), 1–15. https://doi.org/10.3390/educsci12030123
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mudaim, M., & Solekhah, P. (2020). Strategi pembelajaran pendidikan nonformal dalam meningkatkan partisipasi belajar. Jurnal Pendidikan Nonformal, 15(2).
Musyaffi, A. M., Muna, A., & Fariani, N. (2016). Pengaruh persepsi kemudahan dan persepsi kegunaan terhadap penerimaan pengguna sistem informasi akademik terpadu. JRAK: Jurnal Riset Akuntansi dan Komputerisasi Akuntansi, 7(2), 71–82.
Nopaldi, A., & Setiawati, S. (2018). Hubungan antara motivasi belajar dengan minat belajar warga binaan pada keterampilan menjahit di Panti Sosial Karya Wanita Andam Dewi Solok. Spektrum: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 1(4).
Oktavia, P. (2017). Perancangan sistem informasi akademik berbasis web pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Negeri 27 Petukangan. In Prosiding Seminar Nasional Informatika.
Pujianto, W. E. (2022). Pengantar manajemen era digital. Pustaka Aksara.
Riyanto, N. P. (2021). Pendampingan pengolahan data pusat kegiatan belajar masyarakat pada PKBM Cempaka berbasis web mobile. PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 42–51.
Santrock, J. W. (2016). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.
Sinsuw, A., & Najoan, X. (2013). Prototipe aplikasi sistem informasi akademik pada perangkat Android. Jurnal Teknik Elektro dan Komputer, 2(5), 21–30.
Sulistiono, H. (2020). Sistem akademik digital Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Paket B Quran Daarus Sunnah Cibinong. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4(4), 606–614.
Switri, E. (2020). Pendidikan nonformal sebagai alternatif pendidikan bagi masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1).
Thompson, R. A. (2006). The development of the person: Social understanding, relationships, conscience, self. In W. Damon & R. Lerner (Eds.), Handbook of child psychology (6th ed.). Wiley.
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing. https://unesdoc.unesco.org/
Yusuf, S. (2000). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Remaja Rosdakarya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
License
Copyright (c) 2025 Ena Anita, Viola Dian Sastra, Mutiara Velisa, Citra Lorenza, Hery Agusta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












