Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Eksistensialisme
DOI:
https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i1.70269Keywords:
Eksistensialisme, Filsafat, Kurikulum MerdekaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kurikulum Merdeka dari perspektif filsafat pendidikan eksistensialisme, dengan fokus pada metode mengajar dan peran guru, refleksi dan kemandirian siswa, serta tantangan implementasi kurikulum. Penelitian menggunakan metode studi pustaka melalui kajian buku, jurnal, dan artikel ilmiah relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek, eksplorasi, dan pengalaman nyata, memungkinkan siswa mengeksplorasi minat dan bakat, berpikir kritis, serta melakukan refleksi diri. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendampingi dan mendukung kebebasan serta tanggung jawab siswa. Tantangan implementasi meliputi perbedaan dengan pendidikan konvensional, kesiapan guru dan siswa, penyesuaian metode, analisis hasil belajar, dan pemerataan akses sumber daya. Kajian ini menegaskan bahwa prinsip eksistensialisme tercermin dalam kebebasan, tanggung jawab, dan pengembangan potensi siswa secara mandiri.
References
Agustang, A. D. M. P. (2023). Mengintip Revolusi Pendidikan di Indonesia: Tantangan dan Peluang dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Phinisi Integration Review, 6(3), 500. https://doi.org/10.26858/pir.v6i3.53749
Al Ayyubi, I. I., Murharyana, M., Apriyanti, N. S. N., Noerzanah, F., & Nurfajriyah, D. S. (2024). Merdeka Belajar Dalam Pandangan Filsafat Pendidikan Eksistensialisme. Wulang: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(2), 1–13. https://doi.org/10.55656/wjp.v1i2.179
Anton, A., Julistya, J., Asih, A. S., Huzaimah, S., Nurfatimah, Y., & Farid, M. R. (2025). Analisis Permasalahan Pendidikan yang Terjadi di Indonesia. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(1), 1203–1213. https://jicnusantara.com/index.php/jiic
Chrismastianto, I. A. W., Wayan Lasmawan, I., Gusti Putu Suharta, I., Wayan Kertih, I., & Pelita Harapan, U. (2023). Kajian Hakikat, Tujuan, dan Aliran Filsafat Pendidikan dalam Kurikulum MBKM. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(3), 202–209. https://doi.org/10.24246/j.js.2023.v13.i3.p202-209
Ibad, A. Z., & Nurazami, D. S. (2022). Implementasi Manajemen Kurikulum dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan (Studi Kasus Di SMP N 7 Pemalang). Jurnal Ilmiah Ibtida, 3(2), 156–167. https://doi.org/10.58410/ibtida.v3i2.578
Indarta, Y., Jalinus, N., Waskito, W., Samala, A. D., Riyanda, A. R., & Adi, N. H. (2022). Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Abad 21 Dalam Perkembangan Era Society 5.0. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 3011–3024. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2589
Musfirah, M., & Ismail, I. (2024). Relevansi Kurikulum Merdeka Dalam Perspektif Filsafat Eksistensialisme di Abad 21. Jurnal Genta Mulia, 15(1), 209–216.
Nailul, Z., Izzah, I., & Usman, U. (2024). Pendekatan Pendidikan Model Eksistensialisme Martin Heidegger dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Agama Islam di Era Modern. Jurnal Paramurobi, 7(2), 253–265.
Ningrum, T. R. S., Eriyanto, E., Hendri, H., Susiyanto, S., & Hartati, M. S. (2025). Pandangan Eksistensialise Terhadap Kurikulum Merdeka. Syntax Idea, 7(5), 678–690. https://doi.org/10.46799/syntaxidea.v7i5.12882
Padilah, R. N., Rakmhat, C., & Pratama, F. F. (2023). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Kemampuan Belajar Siswa Kelas V di SDN 1 Sukamanah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 18446–18453.
Rismana, N., & Hernawati, S. (2025). Pengembangan Kurikulum di Indonesia dalam Menghadapi Tuntutan Abad Ke-21. Al I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 1–8. https://doi.org/10.51226/assalam.v8i1.123
Sari, M., & Asmendri, A. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA Dan Pendidikan IPA, 6(1), 41–53.
Sartini, S., Sindra, D., Purnomo, S., Fauziati, E., & Supriyoko, A. (2024). Pengembangan Sikap Mandiri Profil Pelajar Pancasila Dalam Pandangan Filsafat Eksistensialisme Martin Heidegger. PROFICIO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 2024. https://doi.org/10.36728/jpf.v5i1.3198
Sholihah, I. M., Muhammad, F., & Fauziati, E. (2023). Merdeka Belajar dalam Perspektif Eksistensialisme Jean Paul Sartre. Jurnal Pendidikan, 32(1), 11–18. https://doi.org/10.32585/jp.v32i1.3238
Siswandi, G. A. (2024). Mengungkap Filsafat Pendidikan di Balik Kurikulum Merdeka. NILACAKRA.
Syahlan, I. D., Hidayat, D. R., & Hidayat, O. S. (2023). Eksistensi Model Project Based Learning di Sekolah Dasar dalam Mendukung Program Merdeka Belajar. Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan, 1(1), 27–33.
Wibowo, G. (2023). Pragmatisme dan Eksistensialisme Perspektif Filsafat Pendidikan. Jawa Dwipa: Jurnal Penelitian dan Penjaminan Mutu, 4(1), 55–66. https://doi.org/10.54714/jd.v4i1.65
Wulandari, T., & Nawangsari, N. A. F. (2024). Project-Based Learning in the Merdeka Curriculum in Terms of Primary School Students’ Learning Outcomes. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 31–42. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i2.793
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muarifah Muarifah, Ismail Ismail

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the JGK (Jurnal Guru Kita) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)






















