Analisis Kesantunan Berbahasa Pada Novel “Aku Tak Membenci Hujan” Karya Sri Puji Hartini dan Implikasinya sebagai Bahan Ulasan Buku Fiksi Bahasa Indonesia

Authors

  • Pesta Krisdayana Siboro Universitas HKBP Nommensen
  • Elza Leyli Lisnora Saragih Universitas HKBP Nommensen
  • Pontas Jamaluddin Sitorus Universitas HKBP Nommensen

DOI:

https://doi.org/10.24114/jgk.v10i1.72369

Keywords:

Kesantunan Berbahasa, Pragmatik, Maksim Leech, Novel Aku Tak Membenci Hujan, Pembelajaran Bahasa Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesantunan berbahasa yang terdapat dalam novel tersebut serta menjelaskan implikasinya sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia, khususnya pada pembelajaran teks ulasan buku fiksi. Pendekatan yang digunakan adalah pragmatik dengan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa tuturan antar tokoh dalam novel Aku Tak Membenci Hujan karya Sri Puji Hartini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui baca dan catat, kemudian data dianalisis berdasarkan prinsip kesantunan berbahasa menurut Leech yang meliputi enam maksim, yaitu kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, permufakatan, dan kesimpatian. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 309 tuturan yang dianalisis, ditemukan 51 tuturan maksim kebijaksanaan, 34 maksim kedermawanan, 61 maksim pujian, 34 maksim kerendahan hati, 29 maksim permufakatan, dan 94 maksim kesimpatian. Maksim kesimpatian menjadi bentuk paling dominan karena banyak tuturan mencerminkan empati, perhatian, serta kepedulian antartokoh. Temuan ini menunjukkan bahwa novel tersebut relevan dijadikan bahan ajar untuk melatih pemahaman siswa terhadap penggunaan bahasa santun.

Author Biographies

Pesta Krisdayana Siboro, Universitas HKBP Nommensen

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Elza Leyli Lisnora Saragih, Universitas HKBP Nommensen

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Pontas Jamaluddin Sitorus, Universitas HKBP Nommensen

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

References

Afriana, S. S. (2025). The art of politeness: A pragmatic approach. The Art of Politeness: A Pragmatic Approach to Language and Interaction, 1.

Amelia, A., Septiawati, E., & Rosidin, O. (2025). LINGUISTIK KONTRASTIF: KALIMAT KESANTUNAN DALAM PENGGUNAAN BAHASA JAWA TIMUR DAN BAHASA SUNDA. JSHI: Jurnal Studi Humaniora Interdisipliner, 9(4), 1–8.

Asih, M. W. (2022). Kesantunan Berbahasa pada Novel Cinta dalam Ikhlas Karya Abay Adhitya dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Universitas Lampung.

Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. CV. Pustaka Ilmu.

Büyükkal, B. (2025). Politeness Strategies. Socio-Cultural Concepts of (Im) Politeness: Interpretation, Linguistics, and Discourse Analysis: Interpretation, Linguistics, and Discourse Analysis, 125.

Chaer, A., & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. PT. Rineka Cipta.

Fuadin, A., Syihabuddin, S., Hidayat, M., & Mulyati, Y. (2025). Trends in Politeness Research in Indonesian Language Education Journals: A Decade of Insights (2013–2023). Jurnal Pendidikan Progresif, 15(1), 15–30. https://doi.org/10.23960/jpp.v15i1.pp15-30

Gusnawaty, G., Lukman, L., Nurwati, A., Adha, A., Nurhawara, N., & Edy, A. (2022). Strategy of kinship terms as a politeness model in maintaining social interaction: local values towards global harmony. Heliyon, 8(9), e10650. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e10650

Itzchakov, G., Weinstein, N., Leary, M., Saluk, D., & Amar, M. (2024). Listening to understand: The role of high-quality listening on speakers’ attitude depolarization during disagreements. Journal of Personality and Social Psychology, 126(2), 213–239. https://doi.org/10.1037/pspa0000366

Leech, G. N. (1983). Principles Of Pragmatics. Routledge.

Li, J., & Gao, H. (2025). Considerate Expressions: A New Perspective on Linguistic Politeness in Japanese. SAGE Open, 15(3). https://doi.org/10.1177/21582440251367186

Mambetniyazova, A., Babaeva, G., Dauletbayeva, R., Paluanova, M., & Abishova, G. (2024). Linguistic and cultural analysis of the concept “politeness.” Semiotica, 2024(258), 73–91. https://doi.org/10.1515/sem-2023-0141

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. 3rd. Thousand Oaks, CA: Sage.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Mudau, P. P. (2025). Respect and politeness as ingredients of indigenous address terms: a phenomenological study of Tshivenḓa speakers from Mavhulani, Limpopo, South Africa. African Identities, 1–18. https://doi.org/10.1080/14725843.2025.2452397

Ningsih, S. (2018). Kesantunan Berbahasa dalam Novel Insya Allah You’ll Find Your Way Karya Hengki Kumayandi: Kajian Pragmatik. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Nurdaniah, M. (2014). Kesantunan Berbahasa menurut Leech pada Novel Pertemuan Dua Hati Karya NH. Dini dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Nurgiyantoro, B. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.

Nursanti, E., Andriyanti, E., & Wijaya, I. A. (2023). (Im)politeness employed by multilingual Indonesian EFL learners in argumentative conversations. Studies in English Language and Education, 10(2), 1000–1021. https://doi.org/10.24815/siele.v10i2.26033

Pertiwi, A. (2016). Film Alangkah Lucunya (Negeri Ini) Karya Deddy Mizwar dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Ramadhan, S., Dewirahmadanirwati, D., Ulya, R. H., & Jamaluddin, N. B. (2025). The Coagulation of Politeness and Character in Indonesian Language Learning in the Digital Era. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(2). https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i2.6844

Simons, M. (2025). Availability without common ground. Linguistics and Philosophy, 48(1), 179–211. https://doi.org/10.1007/s10988-024-09426-4

Siregar, A. S., Sinaga, D. B. A. B., Fadillah, P., & Sholeiman, A. (2025). Analisis Kesantunan dan Tindak Tutur Masyarakat (Komunitas Ojol). Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan Dan Bahasa, 3(2).

Sudaryanto. (2015). Metode Dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Duta Wacana University Press.

Sumardjo, J., & Saini, K. (1997). Apresiasi Kesusastraan. Gramedia Pustaka Utama.

Susanthi, I. G. A. A. D., Warmadewi, A. A. I. M., & Kurnianto, Y. T. (2025). A Pragmatic Study of the Structure of Polite Language in Aviation Staff Communication. SAWERIGADING, 31(2), 383–399. https://doi.org/10.26499/sawer.v31i2.1611

Swargiary, K. (2024). Language and learning: The crucial role of language in the teaching-learning process. Scholar Press.

Uzzell, T. H. (2025). The technique of the novel. Porirua Publishing.

Wahyunengsih, W., & Sari, A. A. P. (2021). PENERAPAN KESANTUNAN DALAM PERCAKAPAN BERBAHASA INGGRI ONLINE DENGAN PENUTUR ASING MELALUI SYNCHRONOUS MEDIA. Jurnal Lentera: Kajian Keagamaan, Keilmuan Dan Teknologi, 20(2), 181–191.

Wajdi, M. (2013). Kesantunan Berbahasa dalam Komunikasi. UB Press.

Yule, G. (1996). Pragmatics. Oxford University Press.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Siboro, P. K., Saragih, E. L. L., & Sitorus, P. J. (2025). Analisis Kesantunan Berbahasa Pada Novel “Aku Tak Membenci Hujan” Karya Sri Puji Hartini dan Implikasinya sebagai Bahan Ulasan Buku Fiksi Bahasa Indonesia. JGK (Jurnal Guru Kita), 10(1), 248–256. https://doi.org/10.24114/jgk.v10i1.72369

Issue

Section

Articles