Makna Sosial dan Dinamika Budaya Upacara Adat Nguruk Diway Pada Masyarakat Adat Lampung Pepadun Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara
DOI:
https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i2.73033Keywords:
Makna Sosial, Dinamika Budaya, Masyarakat Adat, Lampung Pepadun, Nguruk DiwayAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami makna sosial dan dinamika budaya dalam pelaksanaan upacara adat sebagai bagian dari keberlangsungan identitas budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna sosial dan dinamika budaya dalam upacara adat Nguruk Diway pada masyarakat adat Lampung Pepadun di Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Subjek penelitian meliputi tokoh adat, pelaku upacara, dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan Nguruk Diway. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna sosial Nguruk Diway tercermin dalam simbol-simbol adat, praktik gotong royong, musyawarah, penghormatan terhadap garis keturunan, serta penguatan identitas sosial melalui pemberian gelar adat (adok). Dinamika budaya terlihat dari adanya penyesuaian pelaksanaan upacara terhadap kondisi ekonomi, keterlibatan generasi muda, serta pengaruh modernisasi. Kesimpulannya, Nguruk Diway merupakan sarana integrasi sosial dan pewarisan nilai budaya yang tetap adaptif tanpa kehilangan esensi adat.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erni Yanti, Muhammad Mona Adha, Edi Siswanto, Yunisca Nurmalisa, Abdul Halim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the JGK (Jurnal Guru Kita) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)






















