Sosiologi dan Antropologi sebagai Ilmu dalam Kajian Pendidikan Islam Pesisir
DOI:
https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i3.73753Keywords:
Antropologi, Fenomena Sosial-Keagamaan, Pendidikan Islam, SosiologiAbstract
Artikel ini menelaah peran interdisipliner sosiologi dan antropologi dalam kajian Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pada konteks masyarakat pesisir yang dinamis. Kajian ini diarahkan oleh lima pertanyaan utama mengenai eksplanasi sosiologis fenomena keagamaan, kontribusi antropologis terhadap tradisi lokal, relevansi analisis interaksi nilai Islam, implikasi integratif pada materi PAI, serta tantangan dan peluang penerapannya di era modern. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan kualitatif dengan menelaah buku dan jurnal akademik relevan. Hasil kajian menunjukkan sosiologi berperan dalam menganalisis fungsi agama, pola interaksi, dan dampak perubahan sosial bagi praktik keagamaan. Sementara itu, antropologi menekankan urgensi budaya lokal, tradisi, dan kearifan masyarakat dalam membentuk praktik pendidikan Islam di wilayah pesisir yang bercorak multikultural. Integrasi kedua perspektif ini menghasilkan pemahaman komprehensif yang memungkinkan PAI lebih responsif terhadap realitas kontemporer. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendekatan interdisipliner memperkuat pengembangan kurikulum, strategi pedagogis, serta pembentukan karakter peserta didik yang kritis dan peka budaya. Kontribusi makalah ini bersifat teoretis dalam pengayaan diskursus pendidikan Islam, sekaligus praktis dalam penerapannya di masyarakat majemuk.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayu Lillah Amaliyah, Lailatul Badriah, Muhibbatul Karimah, Imam Azhar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the JGK (Jurnal Guru Kita) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)






















