Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Structured Inquiry di SMP Santo Yoseph Tanjung Selamat Medan
DOI:
https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i3.73967Keywords:
Berpikir Kritis, Pendidikan Agama Katolik, Penelitian Tindakan Kelas, Sekolah Menengah Atas, Structured InquiryAbstract
Berpikir kritis merupakan keterampilan penting yang harus dikembangkan dalam pendidikan abad ke-21, namun keterampilan ini masih kurang berkembang pada siswa, termasuk dalam Pendidikan Agama Katolik (PAK). Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis 35 siswa kelas VIII-C Fase D SMP Santo Yoseph Tanjung Selamat Medan melalui model pembelajaran Structured Inquiry yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan enam indikator berpikir kritis: memahami dan mengidentifikasi masalah, menganalisis dan mengevaluasi informasi, bernalar dan menarik kesimpulan, mensintesis dan menerapkan informasi, mengkomunikasikan pemikiran secara jelas dan sistematis, serta merefleksikan hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh tahapan model Structured Inquiry. Rata-rata skor pelaksanaan model meningkat dari 86 pada siklus I menjadi 90 pada siklus II. Nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dari 57 pada pra-penelitian menjadi 70,3 pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 85,2 pada siklus II. Pada siklus II, 52% siswa mencapai kategori mahir dan 40% kategori cakap. Model Structured Inquiry terbukti efektif mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses berpikir ilmiah sehingga kemampuan berpikir kritis berkembang secara bermakna dalam konteks pembelajaran nilai-nilai iman Katolik.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wina Agustina Simarmata, Din Oloan Sihotang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the JGK (Jurnal Guru Kita) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)






















