Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif “FUNCERNA” Berbasis Story-Based Learning Pada Materi Sistem Pencernaan Siswa Kelas V Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i3.73971Keywords:
IPAS, Media Interaktif, Sekolah Dasar, Story-Based LearningAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran interaktif pada materi sistem pencernaan sehingga pembelajaran kurang mampu meningkatkan keterlibatan siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif “FUNCERNA” berbasis Story-Based Learning pada materi sistem pencernaan di SD Negeri Talun. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Media dikembangkan menggunakan Articulate Storyline. Subjek penelitian terdiri atas 2 ahli media, 3 ahli materi, dan 24 siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh persentase validasi sebesar 89% dari ahli media dan 96% dari ahli materi dengan kategori sangat layak. Respon siswa memperoleh persentase sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media “FUNCERNA” layak digunakan dalam pembelajaran IPAS serta mampu mendukung minat dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Afifah Khoirul Muslim, Ali Ismail, Cucun Sunaengsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the JGK (Jurnal Guru Kita) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)






















