Hubungan Fatherless dengan Perilaku Agresif Siswa dalam Implementasi Bimbingan dan Konseling di SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i3.74470Abstract
Maraknya fenomena fatherless dalam kehidupan remaja menjadi permasalahan keluarga yang dapat mempengaruhi perkembangan emosional dan perilaku. Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan mengetahui gambaran kondisi fatherless, perilaku agresif siswa, serta hubungan di antara keduanya. Menggunakan teknik Stratified Random Sampling, penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 97 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, sementara analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan regresi sederhana via SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fatherless pada siswa berada pada kategori cukup tinggi (54,79%), dan perilaku agresif siswa berada pada kategori tinggi (68,04%). Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,021 ≤ 0,05 dengan koefisien korelasi 0,233. Hal ini membuktikan adanya hubungan positif yang signifikan, meski dalam kategori lemah, antara kondisi fatherless dengan perilaku agresif siswa. Analisis regresi menunjukkan bahwa kondisi fatherless memberikan kontribusi sebesar 26,5% terhadap perilaku agresif siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kondisi fatherless pada siswa, maka kecenderungan mereka untuk berperilaku agresif juga akan semakin meningkat.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zahratul Jannah, Alfiah Alfiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the JGK (Jurnal Guru Kita) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)






















