Pembelajaran dan Pengembangan Kemampuan Bahasa Jerman sebagai Bahasa Kedua melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Menengah Atas
DOI:
https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i3.74505Abstract
Pembelajaran bahasa kedua melalui kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa di luar pembelajaran formal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya program pembelajaran bahasa Jerman dalam lingkungan pendidikan pesantren yang memiliki karaktristik sosial dan budaya yang khas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran dan perkembangan bahasa kedua melalui Program Germany Club sebagai kegiatan ekstrakurikuler bahasa jerman di SMA Zainul Hasan 1 Genggong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Germany Club dilaksanakan melalui pembelajaran yang terstruktur dengan menggunakan metode kooperatif serta media visual, audio, dan audiovisual. Program ini memberikan perkembangan pada kemampuan bahasa kedua siswa, khususnya dalam penguasaan kosakata, pelafalan, dan kelancaran berbicara. Meskipun siswa masih mengalami hambatan dalam pelafalan dan rasa percaya diri saat berbicara, pendampingan guru secara berkelanjutan membantu siswa untuk terus mengembangkan kemampuan berbahasa Jerman. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler bahasa dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung pembelajaran dan perkembangan bahasa kedua peserta didik.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Rizqiyanti, Wahyu Lestari, Ahmad Ilzamul Hikam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the JGK (Jurnal Guru Kita) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)






















