Pengembangan Media Augmented Reality melalui Assemblr Edu Berbasis Problem Based Learning dalam Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar

Authors

  • Listia Amelia Salissatulmillah Universitas Muhammadiyah Kuningan
  • Nana Sutarna Universitas Muhammadiyah Kuningan

DOI:

https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i3.74916

Keywords:

Assemblr Edu, Augmented Reality, Media Pembelajaran, Warisan Budaya, Hasil Belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) menggunakan aplikasi Assemblr Edu pada materi Warisan Budaya serta menganalisis kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg dan Gall. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas V di SDN Kaduagung dan SDN Sindangagung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, serta tes hasil belajar. Hasil validasi menunjukkan media berada pada kategori sangat layak dengan persentase dari ahli media sebesar 92,3% dan ahli materi mencapai 98%, menghasilkan rata-rata keseluruhan 95%. Respons guru dan siswa juga menunjukkan kategori sangat baik. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata kelas dari 75,62 pada saat pretest menjadi 91,69 pada nilai posttest. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis AR menggunakan Assemblr Edu dinyatakan sangat layak dan efektif untuk digunakan sebagai inovasi pembelajaran di sekolah dasar.

Author Biographies

  • Listia Amelia Salissatulmillah, Universitas Muhammadiyah Kuningan

    Program Studi Pendidikan Guru Sekolah

  • Nana Sutarna, Universitas Muhammadiyah Kuningan

    Program Studi Pendidikan Guru Sekolah

References

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Salissatulmillah, L. A., & Sutarna, N. (2026). Pengembangan Media Augmented Reality melalui Assemblr Edu Berbasis Problem Based Learning dalam Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar. JGK (Jurnal Guru Kita), 10(3). https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i3.74916