Validitas E-Modul Interaktif Berbasis Deep Learning pada Pembelajaran IPAS Materi Perubahan Wujud Zat
DOI:
https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i4.75166Keywords:
ADDIE, Deep Learning Approach, E-Modul Interaktif, IPAS, Perubahan Wujud ZatAbstract
Pembelajaran IPAS materi perubahan wujud zat menuntut siswa memahami konsep abstrak yang berkaitan dengan fenomena sehari-hari. Observasi di MI Darus Sholeh menunjukkan hasil belajar siswa kelas IV pada materi tersebut masih rendah karena keterbatasan bahan ajar yang kurang interaktif dan belum mampu mendorong pemahaman mendalam. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta mengkaji kelayakan dan validitas e-modul interaktif berbasis Deep Learning yang dimaknai sebagai pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning approach) untuk pemahaman konseptual bermakna, bukan teknologi kecerdasan buatan. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan angket validasi ahli. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi menunjukkan persentase penilaian ahli materi sebesar 84%, ahli bahasa 74%, dan ahli media 95%, dengan rata-rata keseluruhan 84% yang termasuk kategori sangat valid. Berdasarkan hasil tersebut, e-modul interaktif berbasis Deep Learning dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar pada pembelajaran IPAS materi perubahan wujud zat kelas IV MI Darus Sholeh.
References
Abidin, Z., Setiawan, A., & Hermawan, I. (2024). Desain model pembelajaran deep learning di sekolah dasar untuk memperkuat kemampuan metakognisi. Jurnal Pendidikan Ilmiah, 10(1), 45–58. https://doi.org/10.31004/jpi.v10i1.9841
Ahmad, M., Fitriani, R., & Saputra, D. (2023). Analisis pembelajaran sains berbasis lingkungan kontekstual pada jenjang sekolah dasar. Jurnal Literasi Sains Terpadu, 4(2), 112–126. https://doi.org/10.29303/jlst.v4i2.4412
Andella, M., Rahmawati, E., & Handayani, T. (2024). Hambatan pemahaman konsep perubahan materi abstrak pada siswa kelas tinggi sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 224–237. https://doi.org/10.23969/jp.v9i1.1042
Anwar, S. (2023). Efektivitas pemanfaatan e-modul interaktif berbasis multisensori terhadap minat belajar siswa. Jurnal Inovasi Media Digital, 7(3), 312–324. https://doi.org/10.35878/jimd.v7i3.551
Arifin, Z., & Utami, P. (2024). Transformasi media cetak ke media elektronik dalam kurikulum merdeka. Jurnal Riset Teknologi Pendidikan, 12(2), 178–192. https://doi.org/10.24176/jrtp.v12i2.7741
Azizah, N., Maryani, S., & Nugroho, A. (2024). Uji validitas logis bahan ajar digital matematika dan sains sekolah dasar. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 15(1), 89–103. https://doi.org/10.21831/jep.v15i1.8904
Brown, L., & Green, T. (2023). Pedagogical deep learning: Fostering critical thinking through meaningful instruction. Journal of Educational Pedagogy, 41(2), 201–216. https://doi.org/10.1016/j.jedu.2023.04.012
Budiman, A. (2024). Analisis gap penelitian pengembangan media berbasis deep learning approach di Indonesia. Jurnal Review Pendidikan Dasar, 10(2), 401–415. https://doi.org/10.29408/jrpd.v10i2.8892
Daniswara, R., Handayani, S., & Kurniawan, D. (2024). Integrasi e-modul interaktif tanpa kecerdasan buatan dalam mereduksi miskonsepsi ipas. Indonesian Journal of Action Research, 3(1), 67–81. https://doi.org/10.14421/ijar.2024.31-05
Darmawan, A., & Firdausa, S. (2024). Pengembangan e-modul interaktif ipas berbasis pemahaman mendalam pada materi perubahan zat kelas IV. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(2), 856–867. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i2.6412
Fathurrahman, M., Nurhayati, E., & Wibowo, A. (2023). Dampak perangkat ajar elektronik mandiri terhadap motivasi intrinsik siswa sekolah dasar. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(2), 512–525. https://doi.org/10.56248/educativo.v2i2.143
Fauzi, M., Permana, I., & Wardani, K. (2023). Keseimbangan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam penilaian kurikulum merdeka. Jurnal Kajian Teori Pendidikan, 6(4), 411–425. https://doi.org/10.17977/um005v6i4p411
Fitriani, N., Siregar, H., & Triana, L. (2023). Pencegahan miskonsepsi berkelanjutan dalam pembelajaran sains sekolah dasar. Griya Journal of Mathematics and Science Education, 3(3), 320–334. https://doi.org/10.29303/griya.v3i3.391
Fkip & Riau. (2025). Problematika dominasi buku cetak konvensional terhadap hasil belajar kognitif siswa madrasah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(2), 101–114. https://doi.org/10.5281/zenodo.1511024
Gianto, R., Nuraida, S., & Mulyanti, Y. (2026). Konstruktivisme dalam deep learning: Dampak terhadap penguasaan materi matematika dasar. Jurnal Inovasi dan Pengembangan Pembelajaran, 4(1), 18–32. https://doi.org/10.47134/jipp.v4i1.890
Gunawan, I., Purwanto, E., & Arifin, M. (2024). Keterbatasan ruang partisipasi siswa akibat implementasi ceramah satu arah. Jurnal Pendidikan Terpadu, 8(3), 290–304. https://doi.org/10.31004/jpt.v8h3.1124
Hakim, L., & Dewanti, R. (2025). Mendesain animasi kuis interaktif sebagai instrumen evaluasi mandiri pada e-modul. JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika), 11(1), 45–57. https://doi.org/10.29100/jipi.v11i1.9021
Hasanah, U., Pratama, R., & Wulandari, S. (2024). Mengikis surface learning dengan implementasi deep learning approach pada pembelajaran sains. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 1234–1248. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i2.6012
Hidayah, N., Kusuma, H., & Ramadhan, F. (2023). Kontekstualisasi materi perubahan zat cair dan gas bagi siswa kelas awal. Jurnal JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar), 3(2), 156–168. https://doi.org/10.37081/jipdas.v3i2.1214
Jannah, M., Annawa, F., & Pujiharjono, S. (2026). Mindful learning dalam pembelajaran matematika: Pengolahan informasi secara mandiri. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 6(1), 74–89. https://doi.org/10.29303/griya.v6i1.512
Lestari, P., & Wulandari, D. (2023). Efek menghafal mekanistik terhadap ketahanan retensi memori jangka panjang siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan Dasar, 5(3), 210–222. https://doi.org/10.24127/jppd.v5i3.4011
Maulana, H. (2025). Mengatasi kejenuhan belajar ipas menggunakan media visual interaktif dinamis. Jurnal Teknologi Pendidikan, 3(1), 12–25. https://doi.org/10.47134/jtp.v3i1.210
Novitasari, A. (2023). Analisis transisi pemahaman dari abstrak ke konkret pada materi sains madrasah ibtidaiyah. Jurnal Pendidikan Agama dan Sains, 14(2), 189–203. https://doi.org/10.24042/jpas.v14i2.7114
Nugraha, F., Wijaya, C., & Lestari, S. (2023). Implementasi kurikulum merdeka: Membangun literasi sains berbasis interaksi bermakna. Jurnal Kurikulum Teoretis, 2(4), 310–324. https://doi.org/10.23969/jkt.v2i4.9012
Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, & I Made Suraharta. (2024). Pengembangan bahan ajar elektronik multisensori abad ke-21 menggunakan model ADDIE. Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 2(1), 88–102. https://doi.org/10.47861/tuturan.v2i1.492
Rohma, S. (2025). Efektivitas bahan ajar berbasis deep learning approach terhadap penalaran kritis siswa madrasah ibtidaiyah. Ar-Riayah: Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 51–66. https://doi.org/10.29240/jpd.v9i1.5120
Santoso, B., Rahayu, S., & Setiawan, E. (2025). Keterbatasan variasi bahan ajar digital dalam pembelajaran ipas di sekolah dasar. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(1), 755–769. https://journal.hasbaedukasi.co.id/index.php/jurmie/article/view/192
Smith, J. (2025). Deep learning approach vs surface learning: Cognitive mechanics in elementary education. Procedia CIRP, 124, 1102–1109. https://doi.org/10.1016/j.procir.2025.02.140
Arikunto, S. (2023). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Azwar, S. (2021). Penyusunan skala psikologi (Ed. 2). Pustaka Pelajar.
Borg, W. R., & Gall, M. D. (2003). Educational research: An introduction (7th ed.). Allyn and Bacon.
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6
Kurniasari, D., Setiawan, A., & Putri, N. (2025). Validasi ahli dalam pengembangan bahan ajar elektronik sekolah dasar. Jurnal Inovasi Kurikulum, 12(1), 88–99. https://doi.org/10.31004/jik.v12i1.4120
Plomp, T., & Nieveen, N. (2013). Educational design research. Netherlands Institute for Curriculum Development (SLO).
Richey, R. C., & Klein, J. D. (2014). Design and development research: Methods, strategies, and issues. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781410614742
Safitri, A., Ramadhan, M., & Utami, S. (2022). Penerapan model Robert Maribe Branch dalam mendesain modul digital interaktif. Jurnal Teknologi Instruksional, 9(2), 145–158. https://doi.org/10.21831/jti.v9i2.8421
Sugihartini, N., & Yudiana, K. (2018). Media penelitian pengembangan (R&D) berbasis ADDIE. Undiksha Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian & pengembangan (research and development). Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2021). Metode penelitian pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Darmawan, A., & Firdausa, S. (2024). Pengembangan e-modul interaktif ipas berbasis pemahaman mendalam pada materi perubahan zat kelas IV. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(2), 856–867. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i2.6412
Dasari, H. (2022). Desain estetika visual multimedia pembelajaran interaktif untuk siswa generasi alfa. Jurnal Pendidikan Dasar dan Teknologi, 3(1), 12–25.
Dasari, H. (2025). Analisis keterbacaan teks dan pemilihan kosakata bahan ajar sains tingkat sekolah dasar. Jurnal Kebahasaan dan Pembelajaran, 6(2), 104–118.
Kadek, N., Dewanti, R., & Hakim, L. (2021). Efektivitas media pembelajaran visual-interaktif berbasis komputer dalam meningkatkan antusiasme belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(2), 142–153. https://doi.org/10.21831/jitp.v8i2.3901
Kurniasari, D., Setiawan, A., & Putri, N. (2025). Validasi ahli dalam pengembangan bahan ajar elektronik sekolah dasar. Jurnal Inovasi Kurikulum, 12(1), 88–99. https://doi.org/10.31004/jik.v12i1.4120
Manzil, K., & Thohir, M. (2022). Implementasi strategi deep learning berbantuan media digital untuk meningkatkan pemahaman konseptual sains siswa. Jurnal Kajian Teori Pembelajaran, 5(3), 210–223.
Rohma, S. (2025). Efektivitas bahan ajar berbasis deep learning approach terhadap penalaran kritis siswa madrasah ibtidaiyah. Ar-Riayah: Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 51–66. https://doi.org/10.29240/jpd.v9i1.5120
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatkur Rohman, Ifa Seftia Rakhma Widiyanti, Wendri Wiratsiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the JGK (Jurnal Guru Kita) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)






















