Penerapan Media Video Animasi untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Materi Kubus dan Balok pada Siswa Kelas IV
DOI:
https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i4.76509Keywords:
Video Animasi, Minat Belajar Matematika, Geometri Sekolah Dasar, Kubus dan Balok, Penelitian Tindakan KelasAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar matematika dan dominannya pembelajaran konvensional pada materi kubus dan balok. Penelitian bertujuan mendeskripsikan penerapan media video animasi serta menganalisis peningkatan minat belajar matematika. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart ini dilaksanakan pada semester genap TA 2025/2026 di SD Negeri Sindanggalih. Subjek penelitian mencakup 34 peserta didik kelas IV (15 laki-laki dan 19 perempuan). Alur penelitian terdiri atas tahap pra-tindakan, Siklus I, dan Siklus II melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, serta refleksi. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar 12 butir, lembar observasi, penilaian modul ajar, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata minat belajar secara klasikal meningkat dari 60,54% (pra-tindakan/kurang berminat) menjadi 73,71% (Siklus I/berminat), dan mencapai 87,19% (Siklus II/sangat berminat). Kualitas modul ajar mencapai 95,65%, aktivitas guru 95,00%, dan aktivitas peserta didik 95,00%. Disimpulkan bahwa penerapan media video animasi yang dipadukan dengan fasilitasi guru terstruktur secara efektif dapat meningkatkan minat belajar matematika materi kubus dan balok di kelas IV SD Negeri Sindanggalih.
References
Awalia, L. M., Pratiwi, I. A., & Kironoratri, L. (2021). Analisis penggunaan aplikasi pembelajaran daring terhadap minat belajar siswa di Desa Karangmalang. Jurnal Basicedu, 5(5), 3940–3949. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1354
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2025). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Berney, S., & Bétrancourt, M. (2016). Does animation enhance learning? A meta-analysis. Computers & Education, 101, 150–167. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2016.06.005
Cholik, M., & Umaroh, S. T. (2023). Pemanfaatan video animasi sebagai media pembelajaran di era digital. JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika), 8(2), 704–709. https://doi.org/10.29100/jipi.v8i2.4121
Deswita, S., & Dafit, F. (2024). Penggunaan media video animasi untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas V SDN 169 Pekanbaru. SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law, 1(2), 777–795. https://doi.org/10.57235/sakola.v1i2.3503
Dewi, N. K. K., Sukmana, A. I. W. I. Y., & Simamora, A. H. (2024). Inovasi media pembelajaran: Video pembelajaran berbasis animasi meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan, 4(2), 149–157. https://doi.org/10.23887/jmt.v4i2.64378
Hidi, S., & Renninger, K. A. (2006). The four-phase model of interest development. Educational Psychologist, 41(2), 111–127. https://doi.org/10.1207/s15326985ep4102_4
Höffler, T. N., & Leutner, D. (2007). Instructional animation versus static pictures: A meta-analysis. Learning and Instruction, 17(6), 722–738. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2007.09.013
Indriani, R., Wahyudin, & Turmudi. (2024). Pengaruh minat belajar terhadap kemampuan pemahaman matematis peserta didik sekolah dasar. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 14(2), 484–489. https://doi.org/10.23969/literasi.v14i2.17183
Keller, J. M. (1987). Development and use of the ARCS model of instructional design. Journal of Instructional Development, 10(3), 2–10. https://doi.org/10.1007/BF02905780
Kemmis, S., & McTaggart, R. (Eds.). (1988). The action research planner (3rd ed.). Deakin University.
Kurnia, Y. D., Adrias, A., & Suciana, F. (2025). Tinjauan literatur: Pengaruh media video animasi dalam pembelajaran IPA terhadap pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Media Ilmu, 4(1), 56–66. https://doi.org/10.31869/jmi.v4i1.6565
Lestari, I. A., Ramadhani, L. F., Azaria, N. E., & Kusno. (2025). Hakikat belajar matematika dalam Kurikulum Merdeka melalui pendekatan deep learning. Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT), 6(2), 641–654. https://doi.org/10.63976/jimat.v6i2.1076
Machali, I. (2022). Bagaimana melakukan penelitian tindakan kelas bagi guru? Indonesian Journal of Action Research, 1(2), 315–327. https://doi.org/10.14421/ijar.2022.12-21
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511811678
Nurhayati, S. A., Sunaengsih, C., & Isrok'atun. (2025). Pengaruh media video animasi terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas V sekolah dasar pada materi bangun ruang. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 325–337. https://doi.org/10.35931/am.v9i1.4316
Nurjanah, A., Zahrah, R. F., & Sidik, G. S. (2024). Pengaruh video animasi terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 2(2), 18–31. https://doi.org/10.61132/arjuna.v2i2.596
Rahmawati, R. D., Rahmawati, F. P., & Ghufron, A. (2024). Optimalisasi peran Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 1498–1509. https://doi.org/10.31004/cendekia.v8i2.3331
Ricardo, R., & Meilani, R. I. (2017). Impak minat dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 2(2), 188–201. https://doi.org/10.17509/jpm.v2i2.8108
Susanti, I. T., Sari, E. N., Merkuri, A., & Wahyudi, A. (2024). Penggunaan media video animasi interaktif guna meningkatkan minat belajar siswa SD. Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar, 7(2), 121–128. https://doi.org/10.33369/dikdas.v7i2.37366
Triwahyuningtyas, D., Setiawan, O. Y., & Mahmuda, N. E. (2022). E-module of cube and beam based on inquiry for five grade students of elementary school. Jurnal Prima Edukasia, 10(2), 138–148. https://doi.org/10.21831/jpe.v10i2.48194
Wouters, P., Paas, F., & van Merriënboer, J. J. G. (2008). How to optimize learning from animated models: A review of guidelines based on cognitive load. Review of Educational Research, 78(3), 645–675. https://doi.org/10.3102/0034654308320320
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dhea Ramadhani, Riza Fatimah Zahrah, Dudung Suryana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the JGK (Jurnal Guru Kita) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)






















