Integrasi Kurikulum Pesantren dan Madrasah Aliyah dalam Mengkonstruksi Karakter Siswa

Authors

  • Kuni Zakiyah Universitas PGRI Wiranegara
  • Jakaria Umro Universitas PGRI Wiranegara
  • Siti Halimah Universitas PGRI Wiranegara

DOI:

https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i4.76517

Keywords:

Integrasi Kurikulum, Pesantren dan Madrasah, Penguatan Karakter, Hidden Curriculum, Madrasah Aliyah

Abstract

Penurunan kedisiplinan dan religiusitas siswa di tengah beban ganda kurikulum formal serta kepesantrenan mendasari penelitian ini. Penelitian bertujuan mendeskripsikan integrasi kurikulum pesantren dan madrasah dalam mengkonstruksi karakter siswa MA Miftahul Ulum Gondangrejo Kabupaten Pasuruan. Penelitian kualitatif jenis field research ini dilaksanakan pada Mei–Juni 2026. Subjek penelitian terdiri atas 10 informan (1 Kepala Madrasah, 2 Wakil Kepala, 2 guru PAI, 1 pengelola pesantren, dan 4 siswa). Alur penelitian meliputi orientasi lapangan, pengumpulan data, pemrosesan data, dan penarikan kesimpulan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana (kondensasi, penyajian, verifikasi) serta diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan integrasi dilaksanakan terstruktur melalui 3 tahapan (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi) pada 4 ranah (intracurricular, co-curricular, extracurricular, hidden curriculum). Model ini berhasil mengkonstruksi 3 karakter utama (religius, disiplin, tanggung jawab). Keterlaksanaannya didukung 3 faktor utama (sinergi kelembagaan, komitmen pendidik, partisipasi siswa), namun dihadapkan 4 faktor penghambat (time management, cognitive fatigue, heterogenitas siswa, koordinasi). Disimpulkan bahwa integrasi kurikulum merupakan strategi holistik efektif menyelaraskan capaian akademik dan karakter moral peserta didik.

Author Biographies

  • Kuni Zakiyah, Universitas PGRI Wiranegara

    Program Studi Pendidikan Agama Islam

  • Jakaria Umro, Universitas PGRI Wiranegara

    Program Studi Pendidikan Agama Islam

  • Siti Halimah, Universitas PGRI Wiranegara

    Program Studi Pendidikan Agama Islam

References

Adeputri, N. S., Feronika, R., & Friantary, H. (2026). Peran pendidikan dalam membangun karakter generasi muda: Studi pustaka perspektif kontemporer. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 4(1), 962–971. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.550

Adzkiya, A. J. T., Mafazah, V., Zahasfana, A. R. F., & L. M. (2026). Implementasi hidden curriculum dalam membentuk karakter religius santri di PPP Salafiyah. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 39–50. https://doi.org/10.65899/m3x43309

Afifah, S. (2021). Implementasi kurikulum integratif pesantren dalam kurikulum madrasah untuk menanamkan nilai-nilai religius peserta didik: Studi di MA Raudlatus Syabab dan Pondok Pesantren Salaf Raudlatul Ulum Sumberwringin Sukowono Jember [Skripsi tidak diterbitkan]. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. https://digilib.uinkhas.ac.id/7277/

Rizal, M. N., Budi, B., & Azizah, R. N. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Berbasis Pesantren di MA Huffadh Al-Itqoniyyah Bobotsari, Purbalingga. Mudabbir: Journal Research and Education Studies, 5(2), 107-121. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1103

Anwar, M. S., Huda, M., & Maghfiroh, R. (2019). Integrasi kurikulum pesantren dan madrasah (Studi kasus di Pondok Pesantren Al-Ishlah Jenggawah Jember). Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan, 19(2), 219–235. https://doi.org/10.24235/tarbawi.v7i2.12013

Aspiyah. (2024). Integrasi kurikulum pesantren dan madrasah dalam meningkatkan karakter santri (Studi kasus di Pondok Pesantren Azzahro). Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 231–242. https://doi.org/10.35931/am.v8i1.2948

Febriana, F. N., Khobir, A., Fitriyani, H., & R. R. N. (2026). Internalisasi nilai akhlak dan kedisiplinan berbasis aksiologi pendidikan Islam (Studi kasus di Pondok Pesantren Tahfidz Putri Bustanul Mansyuriyah). EDUMULYA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 14–29. https://doi.org/10.59166/edumulya.v4i1.412

Febriyani, I. (2022). Manajemen kurikulum integratif pesantren dalam penguatan pendidikan karakter [Tesis tidak diterbitkan]. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/70337/

Fitria, S. R. (2025). Implementasi hidden curriculum sebagai bentuk pengembangan karakter peserta didik. TARLIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 31–42. https://doi.org/10.32528/tarlim.v8i1.2933

Hajjaj, W. A. (2020). Integrasi kurikulum pesantren ke dalam lembaga pendidikan formal [Disertasi tidak diterbitkan]. IAIN Jember. https://digilib.uinkhas.ac.id/14563/

Handayani, I. P., & Achadi, M. W. (2022). Integrasi kurikulum Muhammadiyah Boarding School dan implikasinya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 12(3), 277–291. https://doi.org/10.33367/ji.v12i3.3093

Islam, M. (2021). Management of Islamic boarding school curriculum integration in improving the quality of madrasah education. Halaqa: Islamic Education Journal, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.21070/halaqa.v5vi1i.1325

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Keputusan Menteri Agama Nomor 347 Tahun 2022 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah. Kementerian Agama RI.

Koesoema, D. (2018). Pendidikan karakter: Strategi mendidik anak di zaman global. Grasindo.

Kusumawati, I. (2024). Integrasi kurikulum pesantren dalam kurikulum nasional pada pondok pesantren modern. Jurnal Serambi Pendidikan, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.58812/spp.v2i01

Lubis, A. F. (2015). Hidden curriculum dan pembentukan karakter (Studi kasus di Madrasah Aliyah Pembangunan UIN Jakarta) [Tesis tidak diterbitkan]. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2019). Pengembangan kurikulum pendidikan Agama Islam di sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi. Rajawali Pers.

Pahrurroji. (2025). The character education curriculum in Islamic boarding schools: A case study of MAN Insan. Jurnal Pendidikan Islam, 14(3), 865–882. https://doi.org/10.30868/ei.v14i03.8544

Purwantiningsih, B., Astrinawati, P., & N. N. A. (2026). Peran guru dalam implementasi hidden curriculum untuk pembentukan kecerdasan spiritual siswa di madrasah ibtidaiyah. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(1), 54–65. https://doi.org/10.51700/mutaaliyah.v6i1.1340

Rofiq, A. (2022). Manajemen pendidikan karakter berbasis pesantren. Literasi Nusantara.

Salim, N. A., Zaini, M., Wahib, A., & Fauzi, I. (2024). Fostering moderate character of santri: Effective hidden curriculum strategy in Islamic boarding schools. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 357–372. https://doi.org/10.31538/nzh.v7i2.4676

Sartika, D. (2024). Pengembangan kurikulum di Madrasah Aliyah Ulul Albab Kota Lubuk Linggau. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 18–28. https://doi.org/10.58401/dirasah.v7i1.1099

Shiddiqi, A. W., & Kibtiyah, A. (2025). Penguatan pendidikan karakter melalui strategi pembelajaran PAI berbasis kepesantrenan di madrasah tsanawiyah. JIEP: Journal of Islamic Education and Pesantren, 5(2), 95–105. https://doi.org/10.33752/jiep.v5i2.11274

Sholihatunnisa, S. A. (2025). Integrasi kurikulum pesantren dan madrasah dalam penguatan karakter. Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 11(2), 212–220. https://www.journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/5901

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Sekretariat Negara.

Wahyuwani, Judrah, & S. (2023). Implementasi hidden curriculum dalam pengembangan kecerdasan. AL-Ilmi: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan, 4(1), 73–86. https://doi.org/10.47435/al-ilmi.v4i1.2265

Downloads

Published

2026-09-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Zakiyah, K., Umro, J., & Halimah, S. (2026). Integrasi Kurikulum Pesantren dan Madrasah Aliyah dalam Mengkonstruksi Karakter Siswa. JGK (Jurnal Guru Kita), 10(4). https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i4.76517