Ekspansi Literasi Linguistik sebagai Antitesis terhadap Dampak Disrupsi Digital Pada Psikologi Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.24114/jgk.v10.i1.76561Keywords:
Literasi Linguistik, Psikologi Siswa, DigitalisasiAbstract
Paparan teknologi digital secara berlebihan berdampak negatif pada penurunan minat membaca hingga lebih dari 70%, pemendekan rentang perhatian, serta gangguan kecemasan pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan ekspansi literasi linguistik berbasis media interaktif sebagai antitesis terhadap dampak disrupsi digital. Menggunakan metode kualitatif deskriptif model Miles dan Huberman, riset ini dilaksanakan pada semester genap di SDN 066435 Medan dengan subjek siswa Kelas IV serta guru wali kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi hasil belajar. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Wordwall dan Word Search Puzzle berhasil memulihkan minat baca-tulis, memperpanjang konsentrasi, serta meningkatkan interaksi sosial dan rasa percaya diri siswa. Kesimpulannya, ekspansi literasi linguistik interaktif efektif memitigasi dampak psikologis disrupsi digital sekaligus menguatkan kemampuan kognitif anak. Diharapkan pendidik dan pembuat kebijakan mengintegrasikan media pembelajaran interaktif berbasis konteks lokal secara berkelanjutan untuk mendukung kesehatan mental dan kebiasaan literasi peserta didik.
References
Alimuddin, A. (2022). Pengembangan literasi dalam pembelajaran bahasa. Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(1), 53–59. https://doi.org/10.33654/iseta.v1i0.1870
Anisa, A. R., Ipungkarti, A. A., & Saffanah, K. N. (2021). Pengaruh kurangnya literasi serta kemampuan dalam berpikir kritis yang masih rendah dalam pendidikan di Indonesia. Conference Series Journal, 1(1), 1–12.
Ariyani, Y. D. (2024). Pengembangan media pembelajaran word search puzzle untuk meningkatkan keterampilan literasi digital pada siswa SD. Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an, 11(2), 550–559.
Aspar, M., Mujtaba, I., Mutiarani, & Zulfita, A. (2020). Efektivitas implementasi mendongeng terhadap literasi bagi anak usia sekolah dasar. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (pp. 1–10).
Aswasulasikin, A., Supiandi, P. S., Hermansyah, S. H., & Maulyda, H. M. (2024). Meningkatkan minat baca siswa melalui dongeng kearifan lokal Sasak pada siswa Kelas 2 SDN 1 Waringin: Minat baca, dongeng, kearifan lokal, Sasak. Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 581–594.
Halimatussakdiah, D. F. A. S., Sari, A. K., Sagala, A. A., Juli, A. T., Yunanda, A. F., Putri, D. M., ... & Simanjuntak, G. C. (2024). Tumbuh Kreatif Bersama Bahasa dan Sastra Indonesia. Bina Guna Press, 1-115.
Hasnida, S. S., Adrian, R., & Siagian, N. A. (2024). Transformasi pendidikan di era digital. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 2(1), 110–116. https://doi.org/10.55606/jubpi.v2i1.2488
Hastuti, D. D., & Fauzi, A. (2024). Implementasi teori humanistik dalam meningkatkan self-confident pada kemampuan literasi peserta didik SD. Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa, 2(1), 164–173.
Kiong, J. F. (2023). The impact of technology on education: A case study of schools. Journal of Educational Review and Provision, 2(2), 43–47. https://doi.org/10.55885/jerp.v2i2.153
Muppalla, S. K., Vuppalapati, S., Pulliahgaru, A. R., & Sreenivasulu, H. (2023). Effects of excessive screen time on child development: An updated review and strategies for management. Cureus, 15(6), Article e40608. https://doi.org/10.7759/cureus.40608
Nurmaya, S. A., & Adawiyah, R. (2025). Pengaruh interactive read aloud berbantuan literacy cloud terhadap kemampuan berpikir kritis dan keterampilan kolaborasi. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 591–604.
Nuswantara, K., & Savitri, E. D. (2018). Mengembangkan kampung literasi sebagai upaya peningkatan daya berpikir kreatif imajinatif anak-anak Gang Dolly melalui penulisan cerpen layak jual. Sewagati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 16–22. https://doi.org/10.12962/j26139960.v2i1.300
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2022). PISA 2022 assessment and analytical framework: Mathematics, reading, science, problem solving and financial literacy. OECD Publishing.
Putri, C. M., Hartini, & Suyanti. (2024). Konsentrasi belajar siswa ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) di sekolah dasar. In Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar (Vol. 5).
Rahmatunisa, W. (2017). Literasi media melalui kajian linguistik fungsional di Indonesia. FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 1–9. https://doi.org/10.25134/fjpbsi.v11i2.726
Saragi, S., Pandiangan, E., Aulia, A., Januarsyah, M. A., & Daulay. (2024). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap minat baca siswa. Multidisiplin Inovatif, 8(6), 202–210.
University of California. (2017). Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia dalam konteks global. University of California Press.
Utami, D. F., Nuroso, H., & Pitarti, I. O. (2024). Analisis penggunaan media pembelajaran wordwall dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa Kelas II SDN Bugangan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 27563–27567.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mutiara Nabila, Halimakstussakdiah Halimakstussakdiah, Riti Humaya, Cindy Aulia Aprianti, Seser Novelina Purba, M. Hafidz Al Rasyid, Yusron Abda'u Ansya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the JGK (Jurnal Guru Kita) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)






















