Studi Tentang Teknik Komunikasi Orangtua Dalam Pengembangan Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Salsa Kecamatan Percut Sei Tuan

Rizki Winitri, Edward Purba

Abstract


Permasalahan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi yang diterapkan orangtua kurang sesuai terhadap anak sehingga mempengaruhi kemandirian anak, kurangnya kepercayaan orangtua terhadap kemampuan anak, dan saat memberikan instruksi, orangtua tidak memperhatikan apakah anak sudah mengerti maksud dari instruksi tersebut atau belum, serta kurangnya pemahaman orangtua tentang  perannya dalam mengembangkan kemandirian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik komunikasi yang digunakan orangtua dalam mengembangkan kemandirian anak usia 5-6 tahun. Dalam penelitian ini sumber data penelitian menggunakan teknik purposive sampling.  Subjek dalam penelitian ini adalah 5 orangtua yang anaknya sudah mandiri berusia 5-6 tahun.

Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus dan analisis datanya menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Variabel bebas adalah teknik komunikasi orangtua sedangkan variabel terikat adalah pengembangan kemandirian anak. Instrumen pengumpulan data adalah wawancara terstruktur. Data dianalisis dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik yang digunakan orangtua dalam mengembangkan kemandirian anak adalah dengan menggunakan teknik komunikasi yang bersifat empati, responsif, adanya pesan positif, terbuka dan terpercaya, mendengarkan secara aktif, adanya pesan optimistik, komunikasi proporsional dan tidak adanya sikap menghakimi

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24114/jbrue.v5i2.23024

Article Metrics

Abstract view : 129 times
PDF - 176 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

ALAMAT REDAKSI:

Program Studi PG- PAUD FIP UNIMED

Jl. Willem Iskandar Pasar V Medan Estate

Email : bungarampaiunimed@gmail.com

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.