Interaksi Sosial dalam Keluarga pada Era Digital; Kajian terhadap Perkembangan Bahasa Anak
DOI:
https://doi.org/10.24114/jud.v12i1.74137Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh interaksi sosial dalam keluarga terhadap perkembangan bahasa anak usia dini pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada satu anak usia 6 tahun yang mengalami speech delay di PAUD Tunas Mandiri. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Perbandingan dalam penelitian ini bukan antar subjek, melainkan antara kondisi interaksi anak di lingkungan keluarga dan perkembangan bahasa yang ditunjukkan di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak memiliki kosakata terbatas, kesulitan menyusun kalimat, respons komunikasi yang lambat, serta interaksi sosial yang rendah. Tingginya penggunaan gadget tanpa pendampingan dan minimnya komunikasi dua arah dalam keluarga diduga menghambat stimulasi bahasa. Sebaliknya, stimulasi bahasa yang intensif di sekolah melalui kegiatan bercerita, bermain peran, dan interaksi langsung dengan guru menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interaksi sosial yang berkualitas berperan penting dalam perkembangan bahasa anak, sedangkan penggunaan gadget tanpa pendampingan berpotensi menghambat perkembangan tersebut.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ismi khusnul, Nurfaizah Nurfaizah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Prodi PG PAUD FIP UNIMED





