Penggunaan Ujaran dalam Mengekspresikan Kemarahan pada Film Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja
DOI:
https://doi.org/10.24114/kjb.v12i3.47549Abstract
Penelitian ini berfokus pada penggunaan ujaran dalam mengekspresikan kemarahan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan ujaran dalam mengekspresikan kemarahan pada tokoh yang terdapat dalam film Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja. Analisis penelitian ini menggunakan teori dari Jakobson.Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif disertai teknik pengamatan cermat dalam memperoleh data penelitiannya. Hasil analisis menunjukkan ditemukan penggunaan ujaran dalam mengekspresikan kemarahan menurut teori Jakobson yaitu ujaran emosional, ujaran fatis, ujaran referensial, ujaran konatif, dan ujaran puitis. Dari data tersebut, didapat penggunaan ujaran yang paling dominan digunakan untuk mengekspresikan kemarahan yaitu ujaran referensial
Kata Kunci: Ekspresi Kemarahan, Penyalin Cahaya, Jakobson, Psikolinguistik
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Indar Rupidara, Irwan Suswandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





