Representasi Konsep Cinta Dalam Film Aris wa Arusatain Karya Elie Semaan
DOI:
https://doi.org/10.24114/9wqqxy13Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi konsep cinta dalam film Arab kontemporer Arīs wa Arusatain karya Elie Semaan dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan memfokuskan analisis pada tanda-tanda visual dan verbal yang muncul dalam adegan film, seperti dialog, ekspresi wajah, gestur, dan simbol visual yang berkaitan dengan hubungan romantis. Analisis dilakukan melalui hubungan triadik representamen, objek, dan interpretant untuk mengungkap makna cinta yang dikonstruksi dalam film. Selanjutnya, makna tersebut diklasifikasikan ke dalam komponen intimacy, passion, dan commitment berdasarkan teori Segitiga Cinta Robert J. Sternberg sebagai kerangka konseptual dalam pemetaan makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film merepresentasikan cinta sebagai proses relasional yang dibangun melalui kedekatan emosional, ketertarikan romantis, serta keputusan sadar dalam menjalin hubungan. Dengan demikian, film Arīs wa Arusatain dapat dipahami sebagai teks budaya yang mengonstruksi makna cinta secara kompleks melalui sistem tanda sinematik.
Kata Kunci: Film, Representasi cinta, Semiotika Charles Sanders Peirce, Teori segitiga cinta Sternberg
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aqila Fikriya Hamidah, Rohanda, Resa Restu Pauji

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





