Analisis Sosiologi Sastra Kumpulan Cerpen Kios Pasar Sore sebagai Bahan Ajar SMA

Authors

  • Auliya Ilmi Salimah
  • R. Panca Pertiwi Hidayati
  • Setiawan

DOI:

https://doi.org/10.24114/865jpt52

Abstract

Rendahnya tingkat apresiasi sastra di lingkungan sekolah mengakibatkan murid mengalami kendala dalam menangkap makna implisit dari sebuah teks sastra. Kondisi ini dipicu oleh penggunaan bahan ajar yang monoton dan kurang variatif. Merespons permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah dan nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Kios Pasar Sore dan Cerita Orang-Orang Biasa Lainnya karya Reda Gaudiamo. Melalui pendekatan sosiologi sastra, kajian ini mengolaborasikan teori Ian Watt mengenai sastra sebagai cerminan masyarakat dengan teori sosiologi karya sastra dari Wellek & Warren untuk membedah realitas sosial di dalam teks. Menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menerapkan metode studi dokumen, dengan sumber data utama berupa kumpulan cerpen tersebut beserta literatur pendukung. Hasil analisis terhadap 31 cerpen mengungkap adanya 58 temuan masalah sosial yang didominasi oleh isu kemiskinan dan disorganisasi keluarga, serta 53 temuan nilai sosial yang bertumpu pada nilai kasih sayang dan tanggung jawab. Temuan ini selanjutnya dikembangkan menjadi alternatif bahan ajar berupa Lembar Kerja Murid (LKM) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas XI. Pemanfaatan bahan ajar ini diproyeksikan mampu merangsang daya nalar kritis murid terhadap dinamika sosial di sekitarnya.

Kata Kunci: Bahan ajar, cerpen, masalah sosial, nilai sosial, sosiologi sastra

References

Downloads

Published

2026-06-30