Perempuan sebagai Penjaga Alam dalam Novel Gadis Rempah: Kajian Ekofeminisme dari Perspektif Vandana Shiva
DOI:
https://doi.org/10.24114/gzgr2h55Abstract
Hubungan antara manusia dengan alam menjadi isu penting dalam mencerminkan peran ekologis, kultural, dan keberlanjutan kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran perempuan sebagai penyembuh melalui pemanfaatan alam, memaknai alam sebagai sumber kehidupan, serta menelaah perempuan sebagai pewaris pengetahuan ekologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pustaka. Data berupa kutipan dalam novel Gadis Rempah yang berkaitan dengan relasi perempuan dan alam, dengan sumber pendukung dari buku dan jurnal ilmiah relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui baca dan catat, sedangkan analisis menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan direpresentasikan sebagai penyembuh melalui pemanfaatan alam, khususnya rempah, dalam menjaga kesehatan dan kehidupan. Alam dimaknai sebagai sumber kehidupan yang memiliki nilai penting secara ekologis, kultural, dan spiritual. Selain itu, perempuan berperan sebagai pewaris pengetahuan ekologis yang diturunkan secara turun-temurun melalui praktik kehidupan sehari-hari. Temuan ini juga menegaskan bahwa relasi perempuan dan alam membentuk habitus ekologis serta keberlanjutan nilai-nilai lingkungan lintas generasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan dalam novel Gadis Rempah berfungsi sebagai penyembuh, pelindung, dan penerus pengetahuan ekologis melalui pemanfaatan alam secara berkelanjutan. Relasi tersebut tidak hanya bersifat praktis, tetapi juga membentuk kesadaran ekologis serta menjaga keberlanjutan nilai-nilai lingkungan antar generasi.
Kata Kunci: Gadis rempah; Perempuan, Gadis rempah; Vandana Shiva
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anis Safira Ali, Agik Nur Efendi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





