Aktualisasi Pendekatan Deep Learning di Sekolah Menengah Pertama: Kajian Terhadap Persepsi dan Praktik Asesmen Guru di Kabupaten Kayong Utara

Authors

  • Indriani
  • Al Ashadi Alimin
  • Indriyana Uli

DOI:

https://doi.org/10.24114/bk14f407

Abstract

Implementasi kurikulum di daerah pedesaan sering kali hanya berhenti pada tataran administratif tanpa menyentuh transformasi pedagogis yang mendalam. Studi ini bertujuan mengkaji persepsi, kemampuan, serta tantangan guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Kayong Utara jenjang SMP dalam mengintegrasikan deep learning ke dalam asesmen pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari lima orang guru Bahasa Indonesia dengan pengalaman mengajar minimal tiga tahun di wilayah sasaran. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumen, dan observasi langsung. Data dianalisis menggunakan kerangka kerja interaktif Miles dan Huberman, serta divalidasi ketepatannya melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi konseptual yang kuat terhadap pilar mindful, meaningful, dan joyful learning. Namun, terdapat kesenjangan yang menunjukkan bahwa klaim persepsi belum sepenuhnya selaras dengan implementasi asesmen deep learning pada modul ajar yang disusun. Keberhasilan transisi menuju deep learning, memerlukan penguatan literasi asesmen teknis melalui intervensi Lesson Study guna menghasilkan dokumentasi inovasi pedagogis yang sistematis.

 

Kata Kunci: Deep Learning, Asesmen Pembelajaran, Persepsi Guru, Studi Kasus

References

Downloads

Published

2026-09-30