PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK TEKS DONGENG

Penulis

  • Dedi Zulkarnaen Pulungan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil keterampilan menyimak dalam memahami teks dongeng siswa Kelas XII SMK KESEHATAN SAHATA kota Pematangsiantar dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw. Penelitian ini dilaksanakan di SMK KESEHATAN SAHATA Pematangsiantar Tahun Pelajaran 2014/ 2015 Jalan Melanthon Siregar No. 100 Kota Pematangsiantar. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Jigsaw memberikan pengaruh terhadap kemampuan memahami dongeng siswa Kelas XII SMK KESEHATAN SAHATA. Sebelum penggunaan model pembelajaran Jigsaw, pada tes pra tindakan hasil nilai rata-rata kelas siswa adalah 70,15 dengan kriteria ketuntasan belajar sebesar 33,33 % siswa. Setelah penggunan model pembelajaran Jigsaw, pada siklus I hasil nilai rata-rata kelas siswa adalah 75,37 nilai tersebut sudah mengalami peningkatan 5,22 jika dibandingkan dengan nilai pra tindakan, dengan ketuntasan belajar sebesar 54,54 % siswa. Selanjutnya dilakukan siklus II dengan harapan ≥ 70 % siswa mampu mencapai nilai 75, hasilnya nilai rata-rata kelas mencapai 81.25 yang berarti ada peningkatan dari pra tindakan sebesar 11,07 dengan kriteria ketuntasan belajar sebesar 84,84 % siswa. Dari hasil penelitian yang dilaksanakan dapat diambil kesimpulan bahwa setelah dilaksanakan pembelajaran dengan model Jigsaw, memberikan pengaruh terhadap keterampilan menyimak teks dongeng siswa Kelas XII SMK KESEHATAN SAHATA Tahun Pelajaran 2014/2015.

DOI:

https://doi.org/10.24114/kultura.v1i1.5190

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil keterampilan menyimak dalam
memahami teks dongeng siswa Kelas XII SMK KESEHATAN SAHATA kota
Pematangsiantar dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw. Penelitian ini
dilaksanakan di SMK KESEHATAN SAHATA Pematangsiantar Tahun Pelajaran
2014/ 2015 Jalan Melanthon Siregar No. 100 Kota Pematangsiantar. Metode
penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan hasil
penelitian membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Jigsaw
memberikan pengaruh terhadap kemampuan memahami dongeng siswa Kelas XII
SMK KESEHATAN SAHATA. Sebelum penggunaan model pembelajaran Jigsaw,
pada tes pra tindakan hasil nilai rata-rata kelas siswa adalah 70,15 dengan kriteria
ketuntasan belajar sebesar 33,33 % siswa. Setelah penggunan model pembelajaran
Jigsaw, pada siklus I hasil nilai rata-rata kelas siswa adalah 75,37 nilai tersebut
sudah mengalami peningkatan 5,22 jika dibandingkan dengan nilai pra tindakan,
dengan ketuntasan belajar sebesar 54,54 % siswa. Selanjutnya dilakukan siklus II
dengan harapan ≥ 70 % siswa mampu mencapai nilai 75, hasilnya nilai rata-rata
kelas mencapai 81.25 yang berarti ada peningkatan dari pra tindakan sebesar 11,07
dengan kriteria ketuntasan belajar sebesar 84,84 % siswa. Dari hasil penelitian
yang dilaksanakan dapat diambil kesimpulan bahwa setelah dilaksanakan
pembelajaran dengan model Jigsaw, memberikan pengaruh terhadap keterampilan
menyimak teks dongeng siswa Kelas XII SMK KESEHATAN SAHATA Tahun
Pelajaran 2014/2015.

Referensi

Diterbitkan

2016-04-01