GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PENDERITA DIARE AKUT ANAK RAWAT JALAN DI UPTD PUSKESMAS LHOK BENGKUANG KECAMATAN TAPAKTUAN

Fenny Hasanah

Abstract


Diare merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian diseluruh dunia. Diare telah menyerang jutaan jiwa pertahun dan menyerang semua usia. Dari keseluruhan kejadian diare, sebagian besar penderita adalah anak-anak. Diare terdiri dari 3 jenis yaitu diare akut, diare kronik, dan disentri. Diare akut berlangsung kurang dari 14 hari, dapat disebabkan oleh banyak faktor antara lain, infeksi, pengaruh makanan, pengaruh obat, imunodefisiensi dan keadaan-keadaan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien dan gambaran penggunaan antibiotik pada penderita diare akut anak di UPTD  (Unit Pelaksana Teknik Dinas) Puskesmas Lhok Bengkuang Kecamatan Tapaktuan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat non eksperimental dengan mengumpulkan data secara retrospektif yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 152 sampel pada pasien diare akut anak paling banyak terjadi pada anak laki-laki sebesar 56,6%, dengan kelompok usia terbanyak terjadi pada usia 2 tahun sebesar 23,0%, berdasarkan waktu kejadian menurut bulan dalam tahun angka kejadian diare akut anak paling banyak pada bulan April sebesar 11,2%. Pada  hasil penelitian ini terapi antibiotik yang paling banyak digunakan adalah Cotrimoxazole sebesar 96,7%.

Keywords


Diare akut, Anak, Gambaran, Antibiotik, Puskesmas

Full Text:

PDF

References


Ardinasari, E. 2016. Buku Pintar Mencegah dan Mengobati Penyakit Bayi dan Anak. Jakarta: Bestari Buana Murni. Halaman 122.

Depkes. 2006. Pedoman Penggunaan Obat Bebas dan Bebas Terbatas. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Halaman 48.

Eveline, PN, IBCLC, dan Djamaludin, N. 2010. Panduan Pintar Merawat Bayi dan Balita. Jakarta: WahyudiMedia. Halaman 125.

Febriana, Tia. 2012. Kajian Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Di Bangsal Anak Rsup Dr. Kariadi Semarang Periode Agustus-Desember 2011. KTI. Semarang: Universitas Diponorogo. Halaman 20-21.

Fithria, RF dan Difain, AR. 2015. Rasionalitas Terapi Antibiotik Pada Pasien Diare Akut Anak Usia 1-4 Tahun Di Rumah sakit Banyumanik Semarang. Semarang: Tahun 2013. Jurnal Pharmacy. Vol. 12, No. 02. Halaman 199-200.

Handy, F. 2016. Penyakit Langganan Anak. Jakarta: Pustaka Bunda. Halaman 73.

Harjaningrum, AT. 2011. Mengupas Rahasia Menjadi Pasien Cerdas. Jakarta: Lingkar Pena Kreativa. Halaman 12.

Kapti, RE dan Azizah, N. 2017. Perawatan Anak Sakit Di Rumah. Malang: UBPress. Halaman 1, 3, 6-7.

Thompson, J. 2003. Toddlercare Pedoman Merawat Balita. Jakarta: Erlangga. Halaman 36.

Tjay, TH dan Rahardja K. 2015. Obat-Obat Penting. Jakarta: Elex Media Koputindo. Halaman 143, 147, 298.

Widoyono. 2011. Penyakit Tropis (Epidermiologi, Penularan, Pencegahan & Pemberantasannya). Jakarta: Erlangga. Halaman 194, 197-200.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.