MODERASI BERAGAMA DARI MASA KE MASA: TELAAH HISTORIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN BERBANGSA
DOI:
https://doi.org/10.24114/k58j3e24Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara historis perjalanan moderasi beragama di Indonesia dari waktu ke waktu dan menggali implikasinya bagi kehidupan bangsa di tengah tantangan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode sejarah kualitatif dengan pendekatan historis dan sosiologis-antropologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kajian literatur tentang sumber primer (buku Sutasoma, manuskrip kesultanan, dan dokumen resmi negara) dan sumber sekunder (jurnal, buku, dan laporan penelitian). Analisis dilakukan melalui empat tahap metode historis: heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, menggunakan teori kontinuitas dan perubahan dari John Obert Voll dan teori konstruksi sosial. Hasil penelitian menemukan tiga periodisasi utama. Pertama, moderasi beragama berakar sejak kerajaan Hindu-Buddha melalui falsafah Bhinnêka tunggal ika dan diperkuat oleh dakwah budaya Walisongo pada abad ke-15 dengan indikator-indikator komitmen nasional, toleransi, non-kekerasan, dan akomodasi budaya. Kedua, nilai ini dilembagakan melalui organisasi Islam seperti NU dan Muhammadiyah serta kebijakan negara dari Orde Baru hingga Reformasi, yang melahirkan konsep Tri Kerukunan dan strategi nasional Moderasi Beragama. Ketiga, di era digital, moderasi beragama beradaptasi menghadapi tantangan radikalisme dan disrupsi informasi melalui pemanfaatan media digital seperti NU Online. Penelitian menyimpulkan bahwa moderasi beragama merupakan warisan sejarah yang dinamis dan adaptif, serta tetap relevan sebagai strategi nasional untuk memperkuat kohesi sosial dan menjaga integritas NKRI.
Keywords: Moderasi Beragama, Sejarah Nusantara, Toleransi, Kebangsaan
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah oleh Abdul Haris Nasution disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.


