ANALISIS FAKTOR DISIPLIN SEKOLAH YANG MEMPENGARUHI HASIL MENGGAMBAR PROPORSI TUBUH IDEAL WANITA DEWASA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 10 MEDAN

Weni Anjar Sari, Halida Hanim

Abstract


Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apakah disiplin sekolah mempengaruhi terhadap hasil menggambar proporsi tubuh ideal wanita dewasa siswa kelas XI SMK Negeri 10 Medan. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI jurusan Tata Busana SMK Negeri 10 Medan dengan jumlah 72 orang Dari 3 kelas.Sebelum instrument penelitian ini digunakan, terlebih dahulu dilakukan uji coba, di uji cobakan di kelas XI Busana Butik SMK Negeri 8 Medan dengan jumlah responden 30 orang. Untuk menghitung validitas (kesahian) instrument penelitian di uji dengan rumus product moment untuk angket, dengan tingkat penerimaan pada taraf signifikan 5%. Hasil uji coba angket didapat 33 butir valid, 2 butir tidak valid sedangkan realibilitas (keterandalan) instrument penelitian ini diuji dengan menggunakan rumus koefisien alfa yaitu sebesar 0,8 dikategorikan tinggi.

Metode yang digunakan adalah Metode Deskriftif. Data penelitian faktor disiplin sekolah yang mempengaruhi hasil belajar menggambar proporsi tubuh ideal wanita dewasa siswa kelas XI SMK Negeri 10 Medan dikumpulkan dengan menggunakan angket. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pada faktor disiplin sekolah yang mempengaruhi hasil menggambar proporsi tubuh ideal wanita dewasa yang terdiri dari dua indikator yaitu ketaatan terhadap peraturan sekolah, yang terdiri dari tiga sub indikator yakni sub indikator tata tertib sekolah yang menjawab sangat setuju dan setuju  dengan jumlah responden 79,59%, dan sub indikator memelihara kebersihan kelas dan sekolah yang menjawab sangat setuju dan setuju  dengan jumlah responden 74,44 % tergolong dalam kategori setuju dan sangat setuju dengan menjawab lebih banyak dari pada kurang setuju dan tidak setuju. ketaatan terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah, yang terdiri dari dua sub indikator yakni sub indikator tertib saat belajar di kelas yang menjawab sangat setuju dan setuju  dengan jumlah responden 72,34 %, pada sub indikator mengerjakan tugas yang menjawab sangat setuju dan setuju  dengan jumlah responden 59,99%. Maka dapat disimpulkan bahwa faktor disiplin sekolah dalam memgikuti pelajaran menggambar proporsi tubuh wanita dewasa yang terdiri dari dua indikator dengan banyaknya jumlah siswa yang menjawab tergolong dalam ketegori setuju dan sangat setuju. Hal ini menggambarkan bahwa faktor disiplin sekolah tidak mempengaruhi hasil belajar menggambar proporsi tubuh tubuh wanita dewasa.

Kata Kunci: faktor disiplin, menggambar proporsi tubuh wanita idel


Full Text:

PDF

References


Ahmadi A.2008. Psikologi Belajar, Jakarta : PT Rineka Cipta.

Apriyatno, Veri. 2013. Cara dan Mudah Belajar Menggambar Dengan Pensil. Jakarta : Kawan Kita Imprint Kawan Pustaka.

Arikunto, Suharsimi. 2008. Metodelogi Penelitian. Yogyakarta :Bina Aksara

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.

Arikunto, Suharsimi. 200. Manajemen Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.

Basri. 2011. Phisikolog Belajar. Jakarta : Rineka Cipta.

Chodiyah dan Mamdy. 1982. Desain Busana. Jakarta : Petra Jaya.

Darsono M dkk.2000. Belajar dan Pembelajaran. Semarang IKIP Semarang Press

Dalyono. 2001. Psikologi Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.

Daradjat. 2003. Phisikolog Umum. Bandung : Mandar Jaya

Djmarah S. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta : PT Asdii Mahasatya.

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta.

Sobur, Alex. 2003. Psikologi Umum. Bandung : Pustaka Setia

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.

Sujdana. 2001. Metoda Statistika. Bandung : Tarsito Bandung

Suryabrata, S. 1993. Psikologi Pendidikan. Jakarta : Raja Grafindo Persada

https;//winawimala.wordpress.com//2011/03/24/faktor-penghambat-dalam-belajar-dan-cara-mengatasinya/

Purwanto.2011. Evaluasi Hasil Belajar. Jakarta : Pustaka Belajar

Winkel. 1996. Psikologi Pengajaran. Jakarta : Grasindo.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.