PENGARUH LATIHAN INTERVAL TERHADAP PENINGKATAN VO2Max ATLET CRICKET KABUPATEN LUMAJANG

Authors

  • Akhmad Trio Wahyu Wicaksono Universitas Negeri Surabaya
  • Dita Yuliastrid Universitas Negeri Surabaya
  • Hijrin Fithroni Universitas Negeri Surabaya
  • Lutfhi Abdil Khuddus Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.24114/jik.v25i1.72400

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program latihan interval terhadap peningkatan VO2max atlet cricket putra level amatir. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest–posttest yang melibatkan 10 atlet cricket putra dengan karakteristik (usia 19,1 ± 1,79 tahun, berat badan 59,4 ± 8,21 kg, tinggi badan 165,1 ± 5,62 cm, dan BMI 21,9 ± 2,26 kg/m²). VO2max diukur menggunakan Multistage Fitness Test (MFT). Program latihan interval dilakukan selama tiga bulan dengan frekuensi tiga kali per minggu, terdiri dari pemanasan, lari kontinyu 2000 meter selama 12 menit, latihan interval 4×200 meter selanjutnya beban latihan ditingkatkan secara bertahap melalui penambahan dua repetisi setiap empat minggu, dimulai dari empat minggu pertama hingga minggu keempat dan dilanjutkan hingga minggu terakhir, waktu istirahat 30 detik dengan intensitas tinggi, serta pendinginan. Analisis menggunakan paired sample t-test dengan taraf signifikasi p-value<0.05 terdapat peningkatan pada VO2max atlet. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan nilai VO2max (p=0.003). Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi lari kontinyu dan interval intensitas terukur mampu memberikan adaptasi fisiologis berupa peningkatan efisiensi kerja jantung dan pemanfaatan oksigen. Program latihan ini dapat direkomendasikan bagi pelatih cricket sebagai metode efektif untuk meningkatkan daya tahan atlet level amatir.

Published

2026-01-27

How to Cite

Trio Wahyu Wicaksono, A., Dita Yuliastrid, Hijrin Fithroni, & Lutfhi Abdil Khuddus. (2026). PENGARUH LATIHAN INTERVAL TERHADAP PENINGKATAN VO2Max ATLET CRICKET KABUPATEN LUMAJANG. JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN, 25(1), 44–50. https://doi.org/10.24114/jik.v25i1.72400