PEMBINAAN ATLET PODSI AGAM MELALUI SAMPAN TRADISIONAL MANINJAU

Authors

  • Arifal Gusfa Universitas Negeri Padang
  • Eri Barlian Universitas Negeri Padang
  • Umar Universitas Negeri Padang
  • Rudyanto Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24114/jik.v25i1.72471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sampan tradisional Maninjau dalam pembinaan atlet dayung PODSI Kabupaten Agam serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pembinaan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian berada di Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pelatih, atlet, pengurus PODSI Agam, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampan tradisional Maninjau berperan penting sebagai sarana latihan dasar dalam pembinaan atlet dayung, sekaligus menjadi media pelestarian budaya lokal. Faktor pendukung pembinaan meliputi kondisi geografis Danau Maninjau, budaya masyarakat yang masih kuat, serta motivasi dan komitmen pelatih dan atlet. Sementara itu, faktor penghambat utama adalah keterbatasan pendanaan, minimnya sarana dan prasarana, serta kurangnya penyelenggaraan event pacu sampan secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan kearifan lokal berpotensi mendukung pengembangan prestasi atlet dayung apabila didukung oleh sistem pembinaan yang terstruktur.

Published

2026-01-30

How to Cite

Gusfa, A., Barlian, E., Umar, & Rudyanto. (2026). PEMBINAAN ATLET PODSI AGAM MELALUI SAMPAN TRADISIONAL MANINJAU. JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN, 25(1), 106–113. https://doi.org/10.24114/jik.v25i1.72471