MANAJEMEN PROGRAM LATIHAN MODIFIKASI PENINGKATAN KUALITAS GERAK DAN KEMAMPUAN RENANG PENDERITA SKOLIOSIS DI LES RENANG PALU
DOI:
https://doi.org/10.24114/jik.v25i1.71041Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan menguraikan implementasi program latihan renang adaptif sebagai pilihan terapi non-medis bagi penderita skoliosis. Skoliosis, kelainan pada kelengkungan tulang belakang, memerlukan penanganan komprehensif, dan olahraga renang sering direkomendasikan karena sifatnya yang low-impact dan kemampuannya memperkuat otot inti. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif yang berfokus pada satu subjek, Anak Emanuel Teddy (13 tahun), penderita skoliosis yang menjalani terapi di Les Renang Palu sejak Februari 2024. Program latihan renang yang diterapkan merupakan hasil rekomendasi dokter dan analisis kebutuhan oleh pelatih, yang kemudian dimodifikasi melalui penggabungan gerakan gaya dada untuk tangan dan gaya bebas untuk kaki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui terapi berenang yang rutin dan disiplin, kondisi kekuatan otot inti dan punggung subjek mengalami peningkatan, yang merupakan indikasi positif dalam pengelolaan gejala skoliosis. Disimpulkan bahwa renang merupakan pilihan terapi yang efektif, namun memerlukan penyesuaian program dan koordinasi yang baik antara dokter, pelatih, dan keluarga agar manfaat terapi dapat dirasakan secara maksimal.Unduhan
Diterbitkan
2026-01-26
Cara Mengutip
Safana, A., didik, D. P., Andi Saparia, Agung prasetyo, R., & Maria Tolok, I. N. (2026). MANAJEMEN PROGRAM LATIHAN MODIFIKASI PENINGKATAN KUALITAS GERAK DAN KEMAMPUAN RENANG PENDERITA SKOLIOSIS DI LES RENANG PALU. JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN, 25(1), 1–5. https://doi.org/10.24114/jik.v25i1.71041
Terbitan
Bagian
Articles






