KRITIK FEMINISME PADA NOVEL PEREMPUAN BAYANGAN KARYA NETTY VIRGIANTINI
DOI:
https://doi.org/10.24114/ajs.v15i1.72600Keywords:
Feminisme , Kritik Sastra Feminis , Representasi Perempuan, Patriarki, Perempuan BayangaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi perempuan dan aliran feminisme (liberal, radikal, eksistensialis, dan interseksional) dalam novel Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini. Menggunakan metode kualitatif deskriptif (dengan teknik close reading, analisis isi, dan analisis wacana feminis) terhadap data primer novel dan data sekunder (jurnal/buku), penelitian menemukan bahwa novel tersebut menyajikan representasi perempuan yang kompleks, mencerminkan pergulatan antara kepatuhan tradisional dan agensi diri. Tiga isu gender utama yang diangkat adalah subordinasi perempuan, kontrol terhadap tubuh dan seksualitas, serta resistensi perempuan terhadap dominasi patriarki. Temuan utama menunjukkan novel memuat unsur feminisme liberal (perjuangan kesetaraan), feminisme eksistensialis (pencarian identitas diri), dan feminisme interseksional (menyoroti pengaruh kelas/budaya). Kesimpulannya, Perempuan Bayangan tidak hanya merefleksikan realitas sosial tetapi juga menjadi media kritik terhadap ketidakadilan gender. Hasil kajian ini diharapkan memperkaya studi feminisme dalam sastra Indonesia.References
Andra, V., & Sari, W. A. (2020). Women’s stereotypes in the novel Perempuan Bayangan: A structural approach study.
Dewi, R. (2023). Sastra feminis Indonesia: Representasi resistensi perempuan dalam karya abad ke-21. Jurnal Kajian Gender, 12(1), 45–60.
Dwitaningsih, O., & Susanto, D. (2024). Objektifikasi dan perlawanan perempuan dalam novel Rara Mendut karya Y. B. Mangunwijaya: Analisis wacana kritis Sara Mills. Panalungtik, 7(1), 1–12.
Hidayati, R., Auraramadani, F. A., Emayusnita, E., Pasaribu, K. D., Simangunsong, E. S., Basana, A. S., & Lubis, F. (2025). Analisis pendekatan mimetik dalam mengapresiasi dan mengkritik drama modern film 13 Bom di Jakarta. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2). https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/download/48654/29977/165857
Intan, T. (2021). Objektifikasi dan resiliensi perempuan dalam novel Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 17(2), 108–121. https://doi.org/10.25134/fjpbsi.v17i2.4505
Janah, E. A. (2021). Konflik batin tokoh utama pada novel Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini: Pendekatan psikologi sastra. Prosiding Seminar Nasional Sastra, Lingua, dan Pembelajarannya (Salinga), 1(1), 629–643.
Pratiwi, D. R., Purnomo, E., Dermawan, T., & Sulistyorini, D. (2022). The image of female in the novel Perempuan Bayangan (Woman’s Portrayed) by Netty Virgiantini: Feminism studies. International Conference of Humanities and Social Science (ICHSS), 181–191.
Pratiwi, N. K., & Darni, D. (2024). Mimikri dalam hegemoni pada film serial Gadis Kretek. Deiksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran. https://www.journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Deiksis/article/view/22074
Rifanto, A. (2020). Bentuk dan faktor penyebab konflik batin dalam tokoh novel Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini.
Simanungkalit, W., & Marsella, E. (2025). Citra perempuan tokoh utama dalam novel Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini: Kajian sastra feminis. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10(4), 1178–1192.
Vanesa, A. (2024). Analisis pendekatan mimetik pada film Laura karya Hanung Bramantyo. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 4(3), 393–401. https://ejournal.baleliterasi.org/index.php/alinea/article/view/1026
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ani Diana, Ema Zuhroida, Pingki Miftaulia, Putri Anjani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






