Pedoman Untuk Penulis
Pedoman Penulisan Naskah Jurnal Biosains
Jurnal Biosains adalah jurnal yang menerbitkan artikel kemajuan penelitian di bidang biologi dan ilmu-ilmu terkait. Jurnal Biosains memuat karya tulis ilmiah asli berupa makalah hasil penelitian, komunikasi pendek dan tinjauan kembali yang belum pernah diterbitkan atau tidak sedang dikirim ke media lain. Masalah yang diliput, diharuskan melampirkan aspek atau informasi baru.
Tipe Naskah
Naskah merupakan hasil penyuntingan sendiri yang mengangkat topik yang up-to date. Tidak lebih dari 15 halaman termasuk tabel dan gambar. Pencantuman lampiran seperlunya, namun redaksi berhak mengurangi atau meniadakan lampiran.
Komunikasi pendek merupakan makalah hasil penelitian yang ingin dipublikasikan secara cepat karena hasil termuat yang menarik, spesifik dan baru, agar dapat segera diketahui oleh umum. Artikel yang ditulis tidak lebih dari 10 halaman. Hasil dan pembahasan boleh digabung.
Tinjauan kembali merupakan rangkuman tinjauan ilmiah yang sistematis-kritis secara ringkas namun mendalam terhadap topik penelitian tertentu. Hal yang ditinjau meliputi segala sesuatu yang relevan terhadap topik tinjauan yang memberikan gambaran ‘state of the art’, meliputi temuan awal, kemajuan hingga isu terkini, termasuk perdebatan dan kesenjangan yang ada dalam topik yang dibahas. Tinjauan ulang ini harus merangkum minimal 30 artikel.
Struktur Naskah
Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia atau Inggris yang baik dan benar
Judul harus singkat, jelas, dan mencerminkan isi naskah diikuti oleh nama dan alamat surat menyurat penulis. Namun penulis atau korespondensi dibeli tanda amplop cetak atas (superscript).
Abstrak dibuat dalam dua bahasa, bahasa indonesia dan inggris. Abstrak memuat secara singkat tentang latar belakang, tujuan, metode, hasil yang signifikan, kesimpulan dan implikasi hasil penelitian. Abstrak berisi maksimum 200 kata, spasi tunggal. Di bawak abstrak dicantumkan kata kunci yang terdiri atas maksimum 6 kata, dimana kata pertama adalah yang terpenting. Abstrak dalam bahasa inggris merupakan terjemahan dari bahasa indonesia. Editor berhak untuk mengedit abstrak demi alasan kejelasan isi abstrak.
Pendahuluan berisi latar belakang, permasalahan dan tujuan penelitian. Sebutkan juga studi terdahulu yang pernah dilakukan.
Pada bagian ini boleh dibuat sub-judul yang sesuai dengan tahapan penelitian. Metode harus dipaparkan dengan jelas sesuai dengan standar topik penelitian dan dapat diulang oleh peneliti lain. Apabila metode yang digunakan adalah metode yang sudah baku cukup ditulis situasi dan apabila ada modifikasi harus dituliskan dengan jelas bagian mana dan apa yang dimodifikasi.
Sebutkan hasil-hasil utama yang diperoleh berdasarkan metode yang digunakan apabila ingin mengacu pada tabel/grafik/diagram atau gambar uraikan hasil yang terpenting dan jangan menggunakan kalimat ‘lihat tabel 1’. Apabila menggunakan nilai rata-rata harus menyebutkan standar deviasi.
Pada pembahasan tidak diperkenankan mengulang hasil pembahasan mengungkap alasan didapatkannya hasil dan apa arti atau makna dari hasil yang didapat tersebut. Bila memungkinkan, bandingkan hasil penelitian ini dengan membuat perbandingan dengan studi terdahulu (bila ada).
Menyimpulkan hasil penelitian, sesuai dengan tujuan penelitian , dan penelitian berikut yang bisa dilakukan.
Tidak diperkenankan untuk mensitasi artikel dan tidak melalui proses peer review apabila harus menyitir dari “Laporan” atau “Komunikasi personal” dituliskan ‘unpublished’ dan tidak perlu ditampilkan di daftar pustaka. Daftar pustaka harus berisi informasi yang up-to date yang sebagian besar berasal dari original papers. Penulisan terbitan berkala ilmiah (nama jurnal) tidak disingkat.
Format Naskah
Tabel diberi judul yang singkat dan jelas dalam bahasa indonesia dan inggris, sehingga tabel dapat berdiri sendiri. Tabel diberi nomor urut sesuai dengan keterangan dalam teks. Keterangan tabel diletakkan di bawah tabel. Tabel tidak dibuat tertutup dengan garis vertikal, bukan hanya menggunakan garis horizontal yang memisahkan judul dan batas bawah.
Gambar bisa berupa foto, grafik, diagram dan peta. Judul ditulis secara singkat dan jelas. Keterangan yang menyertai gambat harus dapat berdiri sendiri, ditulis dalam bahasa indonesia dan inggris. Gambar dikirim dalam bentuk jpeg dengan resolusi minimal 300 dpi dan terpisah dari badan tulisan atau dalam file yang berbeda.
Situasi dalam naskah adalah nama penulis dan tahun. Bila penulis lebih dari satu menggunakan kata ‘dan’ atau et al. Contoh: (Kramer, 1983), (Hamzah dan Yusuf, 1995), (Premachandra et al., 1992). Bila naskah ditulis dalam bahas inggris yang menggunakan situasi 2 orang penulis, maka digunakan kata ‘and’. Contoh: (Hamzah and Yusuf, 1995).
Nama jurnal ditulis lengkap.
Premachandra GS, H Saneko, K Fujita and S Ogata. 1992. Leaf Water Relation, Osmotic Adjustment, Cell Membrane Stability, Epicutilar Wax Load and Grwoth as Affected by Increasing Water Dificits in Sorghum. Journal of Experimental Botany 43, 1559-1576.
Kramer PJ.1983.plant Water Relatinship, 76. edisi ke-(bila ada). Academic, New York
Hamzah MS dan SA Yusuf. 1995. Pengamatan Beberapa Aspek Biologi Sotong Buluh (sepioteuthis lessoniana) di Sekitar Perairan Pantai Wakom Bagian Barat, Kepulauan Aru, Maluku Tenggara, prosiding Seminar Nasional Biologi XI, Ujung Pandang 20-21 Juli 1993. M Hasan, A Mattimu, JG Nelwan dan M litaay (penyunting), 769-777. Perhimpunan Biologi Indonesia.
Leegood RC and DA Walker. 1993. Chloroplast and Protoplast. In: photosynthesis and Production in a Changing Environment. DO Hall, JMO Scurlock, HR Bohlar Nordenkampf, RC leegood and SP Long (Eds), 268-282. Champman and Hall. London
Keim AP. 2011. Monograph of the genus Orania Zipp. (Aracaceae; Oraniinae). University of Reading, Reading. [PhD. Thesis].
Artikel yang diunduh secara online mengikuti format yang berlaku misalnya untuk jurnal, buku atau thesis, serta dituliskan al;amat situs sumber dan waktu mengunduh. Tidak diperkenankan untuk mensitasi artikel yang tidak melalui proses peer review tau artikel dari laman web yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya seperti wikipedia.
Forest Watch Indonesia[PWI]. 2009. Potret keadaan hutan Indonesia periode 2000-2009. http://www.fwi.or.id. (Diunduh 7 Desember 2012)
Formulir persetujuan hak alih terbit dan keaslian naskah
Setiap penulis yang mengajukan naskahnya keredaksi Jurnal Biosains akan diminta untuk menandatangani lembar persetujuan yang berisi hak alih terbit naskah termasuk hak untuk memperbanyak artikel dalam berbagai bentuk kepada penerbit Jurnal Biosains. Sedangkan peulis berhak untuk menyebarkan edisi cetak dan elektronik untuk kepentingan penelitian dan pendidikan. Formulir itu juga berisi pernyataan keaslian naskah, yang menyebutkan bahwa naskah adalah hasil penelitian asli, belum pernah dan sedang diterbitkan ditempa lain.
Penelitian yang melibatkan hewan
Untuk setiap penelitian yang melibatkan hewan sebagai obyek penelitian, maka setiap naskah yang diajukan wajib disertai dengan ‘ethical clearanceapproval’ terkait animal welfare yang dikeluarkan oleh badan atau pihak berwenang.
Lembar ilustrasi sampul
Gambar ilustrasi yang terdapat disampul jurnal Jurnal Biosains berasal dari salah satu naskah. Oleh karena itu setiap naskah yang ilustrasi harap mengirimkan ilustrasi dengan kualitas gambar yang baik disertai keterangan singkat ilustrasi dan nama pembuat ilustrasi.
Proofs
Naskah proofsakan dikirim ke author dan diwajibkan membaca dan memeriksa kembali isi naskah dengan teliti. Naskah proofs harus dikirim kembali keredaksi dalam waktu tiga hari kerja.
Naskah cetak
Setiap penulis yang naskahnya diterbitkan akan diberikan 1 eksemplar majalah Jurnal Biosains dan reprint. Majalah tersebut akan dikirim kepada corresponding author.
Pengiriman naskah
Naskah dikirim dalam bentuk .doc atau .docx.
Alamat kontak : Redaksi Jurnal Biosains, Program Studi Biologi FMIPA Unimed
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan Estate
Telp : +6281375164202