COFFEE SHOP SEBAGAI RUANG ALTERNATIF AKTIVITAS BELAJAR BAGI MAHASISWA DENPASAR (STUDI DI IMADJI JEMPIRING COFFEE)
DOI:
https://doi.org/10.24114/0axgt082Abstract
Pemilihan coffee shop sebagai ruang alternatif yang muncul seiring dengan perubahan pola aktivitas dan kebutuhan mahasiswa di Kota Denpasar menunjukkan adanya penurunan minat dalam memanfaatkan fasilitas pendidikan yang telah tersedia. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan fasilitas publik yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, seperti kenyamanan, fleksibilitas waktu, dan akses pendukung seperti internet. Kondisi ini bertujuan untuk menganalisis cara mahasiswa mengambil keputusan mengenai keterlibatan mereka berdasarkan pertimbangan manfaat dan konsekuensi yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, serta menggunakan teknik pengumpulan data berbasis wawancara, observasi, dan studi pustaka. Data lapangan yang didapat pada penelitian ini diolah melalui tiga tahap yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa di Kota Denpasar dalam memilih Imadji Coffee Jempiring sebagai ruang alternatif aktivitas belajar dipengaruhi oleh suasana yang kondusif, lokasi yang strategis, ketersediaan fasilitas pendukung, serta variasi menu yang ditawarkan. Keputusan mahasiswa tersebut didasarkan pada pertimbangan manfaat dan tingkat kenyamanan yang dirasakan. Penelitian ini menemukan adanya transformasi pemanfaatan coffee shop sebagai ruang alternatif aktivitas belajar yang memengaruhi proses belajar mahasiswa, termasuk pola belajar yang lebih fleksibel. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi perilaku konsumtif mahasiswa dalam mengalokasikan pengeluaran finansial untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar yang dianggap menunjang aktivitas akademik. Implikasi sosial dari temuan tersebut menunjukkan bahwa coffee shop berperan sebagai ruang sosial yang memungkinkan terbentuknya jejaring dan perluasan relasi sosial antarmahasiswa
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Miranda Angelica, I Gede Andi Legawa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Share copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.