Transformasi Pembelajaran PAUD melalui Modul Multiple Intelligence Berbasis Heutagogy: Studi Pengabdian pada Guru TK di Kabupaten Deli Serdang

Penulis

  • Kamtini Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Salsabila Hasiana Tanjung Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Dwi Maya Novitri Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Aman Simaremare Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.24114/jmic.v7i2.68161

Kata Kunci:

Multiple Intelligence, Heutagogy, kemandirian anak, guru PAUD, Pembelajaran

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi praktik pembelajaran di pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui penerapan modul Multiple Intelligence berbasis Heutagogy yang dikembangkan dan diimplementasikan pada guru-guru Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Deli Serdang. Latar belakang studi ini berpijak pada temuan awal bahwa sebagian besar guru masih menggunakan pendekatan pembelajaran tradisional yang berpusat pada guru (teacher-centered), tanpa mempertimbangkan keragaman kecerdasan anak serta perbedaan tingkat perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modul berbasis Multiple Intelligence dan prinsip Heutagogy mampu meningkatkan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran yang lebih kontekstual dan berpihak pada potensi individual anak. Guru mulai mampu mengidentifikasi profil kecerdasan dominan anak dan memberi ruang bagi kemandirian mereka dalam memilih aktivitas serta menyelesaikan tugas secara reflektif. Selain itu, ditemukan bahwa pendekatan ini berdampak positif pada peningkatan aspek kemandirian anak usia dini, termasuk kemampuan mengambil keputusan, regulasi diri, dan rasa tanggung jawab. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran yang mengintegrasikan keragaman kecerdasan dan prinsip pembelajaran mandiri sangat relevan untuk membentuk karakter dan kompetensi anak sejak usia dini.

Biografi Penulis

  • Kamtini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan

    UNIMED

Referensi

Armstrong, T. (2009). Multiple intelligences in the classroom (3rd ed.). ASCD.

Blaschke, L. M. (2012). Heutagogy and lifelong learning: A review of heutagogical

practice and self-determined learning. The International Review of Research in Open and Distributed Learning, 13(1), 56–71. https://doi.org/10.19173/irrodl.v13i1.1076

Campbell, L., Campbell, B., & Dickinson, D. (2004). Teaching and learning through

multiple intelligences (3rd ed.). Allyn & Bacon.

Djukri, Sudiyono, J., & Rahayu, D. W. (2021). Pengembangan model pelatihan guru

berbasis heutagogy untuk meningkatkan kompetensi profesional. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 134–145. https://doi.org/10.24832/jpnk.v6i2.542

Fullan, M., & Langworthy, M. (2014). A rich seam: How new pedagogies find deep

learning. Pearson.

Gardner, H. (2011). Frames of mind: The theory of multiple intelligences (3rd ed.). Basic

Gardner, H. (1983). Frames of mind: The theory of multiple intelligences. Basic Books.

Hase, S., & Kenyon, C. (2007). Heutagogy: A child of complexity theory. Complicity: An International Journal of Complexity and Education, 4(1), 111–118. https://doi.org/10.29173/cmplct8760

Hase, S., & Kenyon, C. (2000). From andragogy to heutagogy. UltiBASE Articles, 5(3), 1–10.

Mansyur, H. (2019). Tantangan dan strategi peningkatan kompetensi guru PAUD di Indonesia. Jurnal Pendidikan Anak, 8(1), 11–22. https://doi.org/10.24832/jpa.v8i1.2345

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Ningsih, E. D., & Agustin, M. (2022). Peran guru dalam membangun pembelajaran aktif pada PAUD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 98–107. https://doi.org/10.32502/paud.v7i2.765

Noddings, N. (2013). Caring: A relational approach to ethics and moral education (2nd ed.). University of California Press.

Rahmawati, Y., Indrawati, R., & Wulandari, S. (2020). Pengaruh pembelajaran berbasis

kecerdasan majemuk terhadap kemandirian anak usia dini. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(2), 112–124. https://doi.org/10.17509/cd.v11i2.27946

Santrock, J. W. (2011). Educational psychology (5th ed.). McGraw-Hill.

Situmorang, M. S., & Silalahi, E. L. (2021). Transformasi pembelajaran PAUD berbasis

multiple intelligence. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 112–120 multiple intelligence. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 112–120.

Suyanto. (2005). Menuju kualitas guru pendidikan anak usia dini. Depdiknas Dirjen Dikti.

Timperley, H. (2011). Realizing the power of professional learning. McGraw-Hill

Education.

Diterbitkan

2025-09-29

Cara Mengutip

Transformasi Pembelajaran PAUD melalui Modul Multiple Intelligence Berbasis Heutagogy: Studi Pengabdian pada Guru TK di Kabupaten Deli Serdang. (2025). Journal of Millennial Community, 7(2), 115-122. https://doi.org/10.24114/jmic.v7i2.68161