Bahasa Indonesia sebagai Jati Diri Bangsa dan Alat Pemersatu dalam Keberagaman Indonesia

Studi Literatur

Authors

DOI:

https://doi.org/10.24114/

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran strategis sebagai identitas nasional sekaligus alat pemersatu bangsa di tengah keberagaman suku, budaya, dan bahasa daerah yang dimiliki Indonesia. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis peran Bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa dan sarana pemersatu nasional dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi komunikasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, buku, peraturan perundang-undangan, dan dokumen resmi yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi berbagai fungsi, tantangan, dan strategi penguatan Bahasa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hasil kajian menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia berfungsi sebagai simbol identitas nasional, media komunikasi antardaerah, sarana penanaman nilai kebangsaan, serta instrumen pemersatu masyarakat multikultural Indonesia. Selain itu, pengaruh globalisasi, dominasi bahasa asing, dan penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah menjadi tantangan dalam mempertahankan eksistensi Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan melalui penguatan kebijakan bahasa, peningkatan literasi, pembinaan penggunaan bahasa yang baik dan benar, serta penumbuhan kebanggaan berbahasa Indonesia. Disimpulkan bahwa Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga jati diri bangsa dan memperkokoh persatuan nasional sehingga perlu terus dikembangkan dan dilestarikan sebagai identitas bangsa Indonesia.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Published

2026-06-08

How to Cite

Bahasa Indonesia sebagai Jati Diri Bangsa dan Alat Pemersatu dalam Keberagaman Indonesia: Studi Literatur (D. H. Ritonga, P. S. J. Gulo, C. S. Lase, S. S. B. Tarigan, & G. F. F. Pane, Trans.). (2026). Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera, 24(1). https://doi.org/10.24114/