Dampak Konflik Geopolitik Global terhadap Inflasi Indonesia Tahun 2022–2024
Analisis Jalur Transmisi Energi, Pangan, dan Rantai Pasok
DOI:
https://doi.org/10.24114/Abstract
Penelitian ini menganalisis dampak konflik geopolitik global, khususnya Perang Rusia-Ukraina 2022, terhadap inflasi di Indonesia selama periode 2022–2024 dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif-analitis. Tiga saluran transmisi utama diidentifikasi beroperasi secara bersamaan: guncangan harga energi yang mendorong inflasi energi hingga 13,9%, gangguan pasokan pangan global yang menyebabkan inflasi pangan mencapai 8,01% dengan jeda tiga hingga enam bulan, serta gangguan rantai pasokan yang meningkatkan biaya logistik dan bahan baku industri. Ketiga saluran ini mendorong inflasi tahunan Indonesia mencapai puncak 5,95% pada September 2022—tertinggi dalam satu dekade—namun berhasil ditekan menjadi 2,51% pada 2024 melalui kombinasi kenaikan kumulatif 225 bps pada Suku Bunga BI dan kebijakan fiskal protektif, termasuk subsidi energi sebesar Rp 502 triliun dan bantuan sosial yang ditargetkan. Inflasi dorongan biaya ini berdampak regresif terhadap rumah tangga berpenghasilan rendah, meskipun program perlindungan sosial berhasil menurunkan tingkat kemiskinan dari 9,54% menjadi 9,03%. Studi ini menyoroti kerentanan struktural Indonesia sebagai negara pengimpor bersih komoditas serta urgensi diversifikasi impor serta keamanan energi dan pangan jangka panjang.
Downloads
References
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mica Siar Meiriza, Aura Puteri Ginting, Erwin Purba, Rivaldo Setiawan Silitonga, Karan Rayhan Almunawi, Maika Titi Musliha, Rahma Dea Sapitri, Geby Yola Berlian Nainggolan, Shintami Oktavia, Erlina Victoria Simanungkalit

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













